Indonesia bisa bergabung dengan negara-negara tetangga untuk bidding jadi penyelenggara kejuaraan bergengsi kelas dunia.
Saat ini, Federasi Sepak Bola Internasional atau FIFA resmi membuka proses bidding tuan rumah Piala Dunia 2034. Kesempatan menjadi tuan rumah diberikan kepada negara-negara di kawasan Asia dan Oseania.
Dikutip dari kantor berita Antara, kesempatan bidding sudah dimulai 4 Oktober dan akan berakhir pada 31 Oktober tahun ini.
Keinginan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo, Indonesia diharapkan paling tidak bisa menjadi co-host. Demikian disebutkan Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Dito Ariotedjo tentang posisi Indonesia dalam bidding Piala Dunia 2034.
"Kami sedang mengikuti perkembangannya. Memang posisi Indonesia itu yang Bapak Presiden inginkan. Kita minimal bisa menjadi co-host," jelasnya dalam keterangan resmi Kemenpora RI di Jakarta, Selasa (17/10/2023).
Hingga kini, Arab Saudi menjadi satu-satunya negara yang telah resmi mengajukan diri mengikuti bidding Piala Dunia 2034.
Sehingga, Menpora akan terbang ke Arab Saudi untuk mendampingi Presiden Joko Widodo membicarakan potensi Indonesia menjadi co-host kejuaraan dunia empat tahunan itu untuk edisi 2034.
"Kami sudah sampaikan ingin menjadi co-host. Dan ini saya akan terbang ke Arab Saudi mendampingi Pak Presiden. Ini salah satu topik yang akan dibicarakan putra mahkota Arab Saudi kepada Pak Presiden," demikian lanjut Menpora.
Selain menjajaki kemungkinan menjadi co-host bersama Arab Saudi, perkembangan terbaru adalah Indonesia akan mengupayakan posisi co-host bersama Australia dan Selandia Baru atau dengan Australia. Bisa pula beberapa negara di Asia Tenggara untuk menjadi tuan rumah Piala Dunia 2034.
"Nanti akan kami update. Untuk komunikasi dengan Australia juga sudah berjalan. Komunikasi bersama negara-negara ASEAN pun berjalan. Intinya posisi Indonesia ingin sebagai co-host," pungkas Menpora.
Berita Terkait
-
Laga Timnas Indonesia vs Brunei Bagian Kedua di Kualifikasi Piala Dunia 2026 Bisa Batal Bila Memenuhi Kriteria Ini
-
Negara Tetangga Ini Bidik Kesempatan Jadi Tuan Rumah Piala Dunia 2034, Buka Peluang Gelaran Bersama Antarbenua
-
Maroko, Spanyol, Portugal Jadi Tuan Rumah Bersama Piala Dunia 2030, Ada Seremoni Khusus 100 Tahun FIFA World Cup
-
Timnas Indonesia Beruntung, Bisa Main Bersama Kesebelasan yang Ditunjuk FIFA Bakal Gelar Seremoni Khusus 100 Tahun FIFA World Cup
-
Ranking FIFA Kita Naik, Malaysia Juga Sampai Pelatihnya Bikin Komentar Tersirat Begini Tentang Timnas Indonesia
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Palestina Ajukan Banding ke CAS Lawan Keputusan FIFA Terkait Klub Israel di Wilayah Pemukiman Ilegal
-
Kemenperin: Industri Kertas Untung dengan Lemahnya Nilai Tukar Rupiah
-
Kurangi Sampah Jakarta, Warga Belajar Cara Pengolahan Limbah Jadi Sumber Penghasilan
-
Pelarian Berakhir di Banten: Komplotan Begal Bersenpi Asal Lampung Timur Takluk
-
Dasco Telepon Malam-malam, Prabowo Langsung Jenguk Korban KA dan Kucurkan Rp4 Triliun Dana Perbaikan
-
Manga Hon Nara Uru Hodo Raih Grand Prize Tezuka Osamu Cultural Prize 2026
-
Parfum Tom Ford Oud Wood Berapa Harganya? Ini 5 Alternatifnya yang Wangi dan Lebih Murah
-
Viral! Majikan Ini Paksa ART Baru Makan Satu Meja, Reaksinya Bikin Mewek
-
Menembus Kabut Silosanen Jember: Perjalanan yang Tak Selamanya Mulus
-
Pemkot: Hanya Ada Enam Daycare Legal di Banda Aceh