Asisten pelatih Timnas Indonesia Nova Arianto mengatakan pihaknya mendengar dan memahami kritik publik pecinta sepak bola Indonesia atas performa beberapa pemain seperti Egy Maulana Vikri, Pratama Arhan dan Witan Sulaeman yang dinilai turun.'
Nova mengatakan tidak semua pemain bisa menampilkan performa terbaik dalam pertandingan demi pertandingan bersama Timnas.
"Kami bisa pahami, karena tidak semua pemain bisa tampil dalam performa terbaik. Kadang bisa turun, kadang bisa naik, tetapi ini menjadi catatan untuk Egy, juga pemain yang lainnya," kata Nova di Jakarta.
Lebih lanjut Nova menerangkan bahwa pihaknya, di bawah pimpinan pelatih kepala Shin Tae yong akan terus memantau perkembangan para pemain dan berharap penggawa-penggawa Timnas terus meningkatkan kemampuan di lapangan.
"Jadi semuanya akan kita lihat kembali di kompetisi. Pemain yang akan dipanggil adalah pemain yang sesuai keinginan coach Shin," lanjut Nova.
Timnas Indonesia baru saja mengalahkan Brunei Darussalam dengan skor agregat 12-0 dalam dua leg, di putaran pertama Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Dalam dua pertandingan itu, menurut publik, penampilan Arhan dinilai menurun dibandingkan ketika saat ia bermain di pertandingan Kualifikasi Piala Asia U-23 melawan Turkmenistan. Ia mencetak satu gol dalam pertandingan tersebut.
Demikian pun Egy, yang dinilai publik banyak kehilangan bola dalam pertandingan melawan Brunei, meski ia berhasil mencetak satu gol dalam laga di Bandar Seri Begawan pada 17 Oktober kemarin.
Witan, yang juga mencetak satu gol di kandang Brunei, tak luput dari kritik publik. Ia dinilai belum pada performa terbaik bersama Timnas Indonesia.
Baca Juga: Bangga, Amar Brkic Pamer Gol Pertama untuk Timnas Indonesia
Timnas Indonesia sendiri akan bergabung di Grup F di putaran kedua Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia bersama Irak, Vietnam dan Filipina. Pertandingan pertama akan dihadapi Timnas dalam lawatan ke Irak pada awal November mendatang.
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik
-
IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung
-
5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau
-
Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung
-
Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien
-
Rp17 Triliun Aliran Modal Asing Masuk ke Pinjol RI
-
Buntut Kasus Komentar Nirempati Pasien BPJS, RS Sardjito Hentikan Praktik dr. Elda Putri Rahard