Bagi yang suka berkomentar namun bukan pemain bola di bawah didikannya langsung, silakan dengar pendapat ini.
Coach Shin Tae-yong this, Coach Shin Tae-yong that, masih saja ada kritik dilayangkan untuk pelatih kepala Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI). Padahal bila disimak: tanggung jawabnya besar. Mampu mengantar Timnas Indonesia sampai seperti sekarang, khususnya Piala Dunia 2026 Zona Asia.
Belum lagi kemampuannya "mengendus" calon pemain yang memiliki galur keturunan Indonesia untuk memperkuat skuadnya.
Menilik tanggung jawab yang diemban Coach Shin Tae-yong, tidak heran bila pemain sepak bola yang bermain di klub pro Eropa seperti Sandy Walsh saja terang-terangan bilang: tidak ingin menjadi pelatih kepala bila sudah gantung sepatu nanti.
"Menjadi asisten pelatih masih mungkin. Kalau kepala pelatih kemudian salah mengambil keputusan, wah tanggung jawabnya besar itu," demikian papar Sandy Walsh, bek kanan KV Mechelen, Belgia yang bermain di Timnas Indonesia Senior, saat menjadi bintang tamu Sport77 Official di kanal YouTube.
Kecerdasan dan kecerdikan Coach Shin bagi Sandy antara lain terasakan saat mereka akan terjun di leg kedua preliminary Piala Dunia 2026 Zona Asia.
"Coach Shin Tae-yong menyatakan saat akan memainkan saya, bahwa posisi akan diubah. Demikian pula saat penerapannya berhasil, beliau memberikan apresiasi.
Senada saat Coach Shin menangani Elkan Baggott. Postur pemain Ipswich Town berjuluk The Tower itu dimanfaatkan benar.
"Jadi saya akan menjadi sosok berbahaya di depan gawang, begitu," jelas Elkan Baggott dalam kesempatan sebelum laga lawan Turkmenistan di Stadion Manahan, Solo.
Catat, Elkan Baggott dan Sandy Walsh adalah pemain yang berlaga di Britania Raya serta Eropa. Latar belakang mereka pastilah disiplin tinggi. Bila mereka memiliki pendapat seperti ini, tentu pendidikan atau pengajaran yang diberikan Coach Shin memenuhi standar mereka.
Apalagi bila ada pemain-pemain Indonesia yang ingin berlaga di pentas Eropa.
"Coach Shin Tae-yong sangat membantu dalam soal disiplin. Sementara di Eropa disiplin sangat tinggi. Kalau soal teknik, pengajaran bisa didapatkan di Indonesia. Akan tetapi kalau mau bermain di Eropa mesti serius, cerdas, dan disiplin," tandasnya.
Masih ingat bukan, Coach Shin Tae-yong bisa marah bila pemainnya terlambat. Faktanya, disiplin memang menjadi sebuah standar atau keharusan. Ia memiliki standar pelatihan tinggi.
Berita Terkait
-
Timnas Indonesia U-23 Punya Rafael Struick-Ivar Jenner, U-17 Ada Welber Jardim-Maouri Simon
-
Sandy Walsh Gemar Pakai Kosakata Bahasa Indonesia dan Janji Ketemuan November, Sayangnya Lokasi Ganti di Luar Tanah Air
-
Tak Disangka, Inilah Kata Bahasa Indonesia Pertama yang Membuat Sandy Walsh Semangat Ikut Les di Belgia
-
Elkan Baggott Ultah Hari Ini, Tak Disangka Komentar Saddil Ramdani Mengundang Tawa
-
Rafael Struick dan Shayne Pattynama Bicara Dalam Bahasa Jawa, Siapa yang Paling Bikin Salting?
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Ancaman Baru Setelah COVID? Argentina Dituding Jadi Sumber Wabah Hantavirus
-
Sepeda United untuk Dewasa Berapa Harganya? Ini 4 Pilihan Termurah Sesuai Tipe
-
Rupiah Tembus Rp17.400: Mending Beli Honda BeAT, Genio, atau Scoopy Buat Ngantor?
-
Jadwal Final Liga Champions 2025/2026: PSG vs Arsenal di Budapest
-
Rieta Amilia Jadi Juri Lagi di Chef Expo 2026, Ungkap Penilaian dari Rasa hingga Kecepatan
-
Drakor The Scarecrow Pecahkan Rekor ENA, Kepala Produksi Ungkap Alasannya
-
Percepat Adopsi Digital, BRI Perkuat Sinergi dengan UMKM lewat Program Akseptasi
-
Kelicikan Zionis Israel, Beirut Selatan Dibombardir Saat Gencatan Senjata
-
Terpopuler: 5 HP Murah Terlaris Global Q1 2026 hingga Tablet Stylus Pen Rp2 Jutaan
-
Satu Ekor Sapi Kurban untuk Berapa Orang? Ini Anjuran Ulama Jika Ingin Patungan