Jika kamu membuka media sosial beberapa hari belakangan, kamu mungkin akan melihat banyak unggahan berisi gambar potongan buah semangka. Dan dalam caption-nya, jelas tertulis dukungan untuk Palestina.
Memang, apa hubungannya antara buah semangka dan Palestina?
Sebenarnya, tidak ada hubungan langsung antara buah semangka dan Palestina. Tapi, buah ini dipilih sebagai pengganti konten yang berisi dukungan untuk Palestina, tanpa harus menyebut negara tersebut secara gamblang.
Hal ini karena sejumlah platform media sosial sangat gencar memblokir konten yang berisi tentang dukungan untuk Palestina.
Lalu, kenapa semangka? Konon, buah semangka sangat populer di Palestina. Tak hanya tumbuh subur di negara tersebut, tapi juga merupakan bagian dari budaya dan identitas Palestina.
Buah semangka sendiri telah digunakan sebagai pengganti bendera Palestina pascaperang enam hari tahun 1967. Saat itu, Israel melarang bendera Palestina berkibar. Dan siapa pun yang mengibarkannya, akan ditangkap.
Para aktivis pun tak hilang akal. Melihat warna irisan semangka yang mirip dengan bendera Palestina, yaitu merah, putih, dan hitam, mereka mulai membawa buah ini ke berbagai demonstrasi.
Sejak itu, semangka kian sering muncul dalam karya seni, grafiti, hingga poster yang menggambarkan perlawanan rakyat Palestina.
Inilah yang akhirnya membuat gambar semangka kemudian menjadi pengganti bentuk dukungan warganet terhadap Palestina di media sosial.
Baca Juga: Momen Lucu Gala Sky Beli Kado Ulang Tahun Buat Fuji: Malah Kepincut Captain America
Berita Terkait
Terpopuler
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Narasi 'Antek Asing' Disebut Warisan Hendropriyono, Dipakai Untuk Delegitimasi Kritik Publik
-
Wamendagri Wiyagus Dorong Percepatan Desa dan Kelurahan Siaga TBC di Provinsi Riau
-
Momen Akrab Prabowo dan PM Anutin, Antar Sampai Tangga Pesawat
-
Menyaksikan Lahirnya Sebuah Peradaban dari Buku Bara di Atas Demak Bintara
-
War Tiket Upacara 17 Agustus di Istana Daftar di Mana? Ini Link dan Syarat yang Dibutuhkan
-
Bukan Akar Masalah! Pencopotan 137 Kepala Dapur SPPG Tak Perbaiki Program MBG
-
Aguan Lapor, Laba PANI Melejit 484% Jadi Rp1,7 Triliun
-
Benarkah Kesepakatan AS-Iran Sudah Dekat?
-
Ogah Terima Materi, Sumarsih Tagih Janji Pemerintah Tuntaskan Kasus Pelanggaran HAM 1998
-
Ketangkap Lagi! Tiga WN Malaysia Selundupkan Kokain Dalam Sepatu hingga Perlengkapan Mandi