Asnawi Mangkualam, kapten timnas Indonesia yang saat ini digosipkan sedang dekat dengan Fuji, saat ini tinggal di Korea Selatan lantaran bergabung dengan klub Jeonnam Dragons.
Diketahui, Asnawi hijrah ke Korea Selatan sejak awal tahun 2021 lalu, setelah sebelumnya tergabung di PSM Makassar.
Dalam tayangan di YouTube Sport 77 Official, Asnawi menceritakan awal-awal kedatangannya ke negeri ginseng tersebut.
Seorang teman menyebut mendengar Asnawi kerap menangis dari dalam kamarnya. Namun, hal tersebut dibantah oleh pria berusia 24 tahun itu.
"Bukan nangis. Tidak ada yang nangis, tipu itu," kata Asnawi dengan logatnya yang khas.
Ia menampik soal dugaan homesick, ataupun kesulitan beradaptasi di awal-awal kedatangannya ke Korea.
Meskipun waktu itu ia memang datang di saat musim dingin, sehingga hal itu membuat proses adaptasinya jadi jauh lebih sulit.
Akhirnya, ia pun menyebut dirinya bukan menangis karena kesulitan adaptasi, melainkan karena kena Covid.
"Bukan nangis karena susah, karena Corona," katanya.
Baca Juga: Donasi ke Palestina, Omesh Lelang Motor Royal Enfield Seharga Ratusan Juta Rupiah
Ia pun bercerita bahwa di awal kedatangannya, ia harus dikarantina selama 2 minggu di rumah. Selesai karantina, ia pun keluar rumah untuk membeli makanan di sebuah warung Indonesia di kota Ansan.
Di sana, ia bertemu dengan beberapa penggemar dan sempat foto bareng dengan mereka. Namun tak disangka, penggemar tersebut ternyata positif Covid.
"Saya karantina 2 minggu di rumah saya, terus keluar pergi keluar di warung Indonesia di Ansan, ketemu beberapa fans, dia kena Covid," kata Asnawi, dikutip dari potongan video yang diunggah akun TikTok @fullbola20.
Gara-gara hal tersebut, ia pun harus karantina lagi 2 minggu. Tentu saja hal ini membuatnya pusing. Baru saja selesai karantina, keluar rumah sebentar, terpaksa dikarantina lagi.
"Saya harus karantina lagi, 2 minggu lagi. Sendiri, jadi pusing," katanya sambil tertawa.
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
- 5 Moisturizer Mengandung SPF untuk Pagi Hari, Melembapkan dan Mencerahkan Kulit
Pilihan
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
Terkini
-
Pascakecelakaan Maut Wonokitri, BB TNBTS Bongkar Ulang Standar Keamanan Jip Bromo
-
Tren Fashion Polkadot Comeback! Motif Retro Kembali Digandrungi Gen Z dan Ibu Muda
-
5 Rekomendasi Moisturizer untuk Jerawat Mendem, Ampuh Redakan Peradangan
-
Detik-Detik Ban Elf Meledak di Tol Jomo: Mobil Oleng dan Terbalik, Satu Orang Alami Luka Berat
-
Dolar 'Cekik' UMKM: Harga Kedelai Tembus Rp545 Ribu, Perajin Tahu Tempe Terpaksa 'Sunat' Ukuran
-
Sinopsis The First Jasmine, Drama Kolosal Bai Lu dan Ryan Cheng Tayang 9 Juni
-
3 Kali ke Prancis dalam 5 Bulan, Elite PDIP Pertanyakan Urgensi Kunjungan Presiden Prabowo
-
Sinopsis Emily to Maria, Drama Komedi Jepang Dibintangi Marika Matsumoto
-
Lebih dari 1.000 Lampion akan Terangi Langit Borobudur saat Waisak 2026
-
Snapdragon C Resmi Diumumkan, Prosesor Baru Qualcomm untuk Laptop Murah, Baterai Tahan Seharian