Seorang travel vlogger bernama Eli Synder menceritakan kisahnya saat berkunjung ke negara termahal di dunia, Luksemburg.
Sebagai informasi, Luksemburg dijuluki sebagai negara terkaya di dunia berdasarkan pendapatan per kapita masyarakatnya yang tertinggi se Uni-Eropa.
Tiba di sana, pria itu pun bermaksud untuk mencari makanan seharga US$10 dollar atau setara dengan Rp156 ribu.
"Ini adalah negara termahal di dunia, dan saya akan menunjukkan apa yang bisa dibeli dengan 10 dolar," katanya, dikutip dari akun TikTok @snydtheexplorer.
Pertama, pria itu membeli sebuah croissant seharga Rp57 ribu. Lalu membeli es kopi seharga Rp93 ribu.
Masih penasaran dengan makanan yang murah, ia pun memutuskan pergi ke restoran cepat saji Mc Donalds.
"Karena penasaran apa yang murah, aku pergi ke restoran cepat saji dan melihat burger Big Mac dijual Rp210 ribu. Itu lebih mahal dari Denmark dan Swiss," katanya.
Jadi, ia menyimpulkan, dengan uang 10 dollar yang dibawanya, ia hanya mendapat kopi dan croissant saja.
Video tersebut mendapat banyak respons dari warganet di berbagai belahan dunia. Rata-rata menyebut bahwa harga tersebut adalah wajar untuk sebuah croissant dan kopi di kota-kota besar negara maju.
Baca Juga: Ternyata Ini Hubungan Marissya Icha dengan Hay Tje yang Bocorkan Chat Kasar Fuji ke Mantan Karyawan
Seorang warganet dari Indonesia bahkan menyebut kalau harga tersebut termasuk standar, meski Indonesia bukan begara maju.
"Di Jakarta, croissant juga udah bisa sampe Rp40 ribu -Rp50 ribuan ya, USD$3-4, samimawon. Tapi kita negaranya bukan negara maju," komentar warganet tersebut.
Setuju, nggak, kalau harga tersebut standar buat di negara yang bahkan bukan terkaya di dunia?
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
Pilihan
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
Terkini
-
Kasus Hindoli Terkuak, Tersangka Sumur Ilegal Ditangkap Usai Berpindah hingga Jambi
-
5 Mitos Pulau Kemaro yang Masih Dipercaya Warga, dari Cinta Tragis hingga Pantangan Misterius
-
Tren Baru di Jakarta, Lari Santai Tanpa Target, Ini Alasan Sepatu Cushion Makin Digemari
-
Dirjen Imigrasi Copot Pejabat Terkait Pungli Batam, Buka Peluang Proses Pidana
-
Hemat Bagasi Tanpa Ribet, Sepatu Lari Multifungsi Ini Bisa Dipakai Jogging, ke Mall hingga Traveling
-
Formappi Soal Permintaan RDPU Kasus Korupsi Minyak Mentah: Komisi III Bukan Tempat Uji Hukum!
-
Pertina NTT Gugat Menpora: Legalitas Perbati Tak Terbukti di Persidangan, DPP Pertina Beri Dukungan
-
Makna Sakral Tato Dayak: Mengapa Setiap Guratan di Tubuh Punya Cerita Hidup?
-
Cak Imin Dorong Koperasi Merah Putih Siap Bersaing di Tengah Kebuntuan Global
-
Segel Dibuka Selasa, Subkon Ancam Segel Ulang Gedung MUI Sukabumi Jika Kamis Belum Dibayar