Pengamat Politik dan Pemerintahan Universitas Jenderal Achmad Yani (Unjani) Cimahi Arlan Siddha mengatakan gugatan cerai Anne Ratna Mustika berpotensi memberikan efek negatif pada sang suami, Dedi Mulyadi.
Diketahui, Dedi Mulyadi yang kini menjabat sebagai anggota DPR RI digadang-gadang bakal masuk ke dalam bursa Pemilihan Gubernur Jawa Barat atau Pilgub Jabar 2024.
Pengamat Politik dan Pemerintahan Universitas Jenderal Achmad Yani (Unjani) Cimahi Arlan Siddha mengatakan, perceraian antara Dedi Mulyadi dengan Anne Ratna merupakan masalah personal.
"Saya pikir itu sesuatu yang personal mereka sudah menyelesaikan dengan cara dan hukum agama yang jelas dalam konteks perceraian," kata Arlan saat dihubungi Suara.com pada Senin (5/12/2022).
Meski demikian, karena pasangan tersebut menjalani karier di dunia politi, bukan tak mungkin prahara rumah tangga yang tengah mereka alami bakal berimbas ke karier politik mereka.
Terlebih kata Arlan, baik Dedi Mulyadi maupun Anne Ratna Mustika kini tengah terlibak aksi saling sindir.
"Kalau kedua ini saling melempar sindiran ini akan membuat publik bertanya-tanya hal tersebut bisa mempengaruhi opini publik yang pada akhirnya akan membuat konstituen menjadi kecewa," ujar Arlan.
Namun menurut Arlan, kisruh dua pejabat publik itu tidak akan berdampak signifikan terhadap elektabilitas Partai Golkar yang notabenya partai tempat Dedi Mulyadi dan Anne Ratna bernaung.
Begitupun elektabilitas Dedi Mulyadi yang menurut Arlan masih memiliki peluang tinggi untuk maju pada Pilgub Jabar 2024.
Baca Juga: Fakta atau Mitos, Sering Cuci Tangan Bikin Tangan Jadi Rusak?
"Walaupun memang tidak akan berimbas besar hal tersebut akan mengganggu elektabilitas Kang Dedi. Untuk di Jabar pengamatan saya (Dedi Mulyadi) masih masuk unggulan hanya saja kejadian kemaren akan sedikit mengganggu elektabilitas namun tidak berefek besar," pungkas Arlan.
Dengan terganggunya elektabilitas Dedi Mulyadi di Pilgub Jabar 2024, bakal calon lain tentu bakal mendapat kesempatan untuk menaikkan elektabilitas mereka.
Sebelumnya diberitakan, Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika melancarkan serangan berupa sindiran pada Bupati Purwakarta sebelumnya yakni Dedi Mulyadi.
Sindiran itu menjadi sorotan publik lantaran keduanya kini sedang menjalani sidang gugatan perceraian di Pengadilan Agama Purwakarta.
Sebelumnya dalam sebuah acara kedinasannya, Anne Ratna diduga menyindir Dedi Mulyadi yang merupakan mantan Bupati Purwakarta sebelumnya. Ia menyebutkan Bupati Purwakarta sebelumnya memiliki banyak utang.
Selain itu dilansir dari channel YouTube Batas Narasi pada Senin (5/12/2022), Anne Ratna menyebutkan Bupati Purwakarta sebelumnya lebih banyak melakukan pencitraan saja.
"Matakan jadi bupati teh sing leres ntong pencitaan wae. Dua tahun bupati zaman baheula DBH can dibayarkeun (Makannya jadi bupati itu yang bener, jangan pencitraan saja. Dua tahun bupati zaman dulu DBH belum dibayarkan)," kata Anne Ratna Mustika.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel
-
El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah
-
6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten
-
Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay
-
Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi
-
Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026
-
KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai
-
74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek