Kisah miris seorang bayi tewas dibanting pacar ibu kandungnya sendiri membuat perhatian publik baru-baru ini.
Peristiwa bayi usia 2 tahun asal Kota Depok, Jawa Barat, tewas dibanting pacar ibu kandung karena Buang Air Besar (BAB) berceceran.
Informasi yang didapat, orang tua bayi beriniaial GM (2) ini telah berpisah akibat perceraian.
Mengutip dari instagram @ndorobei.official, Sang ayah kandung telah menikah lagi, sementara ibu kandungnya ST belum menikah dan berpacaran dengan terduga pelaku.
Paman korban atau kakak kandung dari ST, Richard, mengatakan, adiknya tengah bekerja ketika peristiwa itu terjadi pada Minggu (4/12/2022) kemarin.
"Jadi ibunya GMM punya pacar, nah korban ini dititipin ke pacarnya diajak main ke Taman Kalibata terus dibawa ke apartemen," ujar Richard di rumah duka Jalan Semangka, Kelurahan Depok Jaya, Pancoran Mas, Kota Depok, kepada wartawan, dikutip Selasa (6/12/2022).
"Disana katanya ponakan saya pup (buang air besar) dan berceceran kemana-mana karena enggak pakai pampers. Nah cowoknya (terduga pelaku) kesal," timpalnya.
Lanjut Richard, pelaku yang kesal pun membanting korban hingga akhirnya meninggal dunia.
"Dari laporan yang saya dengar ini dari hasil otopsi ada unsur pembunuhan . Bisa sampai menyebabkan kematian karena ponakan saya dibanting ke lantai," tuturnya.
Baca Juga: Peringati HKN Ke-58, RSUD Bumiayu Bayari Iuran JKN Ratusan Orang
Dari informasi yang dihimpun, saat ini terduga pelaku yang merupakan pacar dari ibu korban telah diamankan oleh pihak Kepolisian Resort Metro Jakarta Selatan.
Sontak saja, aksi pembunuhan bayi tersebut mendapatkan sorotan dari netizen.
"Anak kecil Knp dibanting , kan bukan Lesti Kejora," tulis netizen.
"Lawak banget, balita dititipin ke cowo. Yang ke suami aja kadang ngasuhnya ngasal, yg penting doem. Lah ini cowo bukan siapa"," tulis netizen.
"Salfok sama emaknya hijab, anaknya peti kristen.," tulis netizen.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
Gugat Aturan Gelar Pahlawan Nasional ke MK, Trah Sultan HB II Bongkar Dugaan Penjegalan
-
Warga Sleman Mengeluh Mati Listrik Tiap Hari, PLN Buka Suara dan Beberkan Penyebabnya
-
Sambut HJB ke-544, Jurnalis Se-Bogor Raya Siap Adu Taktik di Lapangan Hijau Sentul
-
Bawa Pesan Khusus dari Prabowo untuk Jokowi? Ini Fakta Pertemuan Didit Hediprasetyo di Solo
-
Nenek 80 Tahun di Sedayu Bantul Tewas Tercebur Sumur Saat Menimba Air
-
Pramono Siapkan 500 Ondel-Ondel Karya Desainer Top untuk Rayakan 5 Abad Jakarta
-
Niat Cari Untung Malah Buntung: Air Ciujung Tercemar, Modal Obat Padi Bengkak Dua Kali Lipat
-
Tolak Militerisasi Sipil hingga Kenaikan BBM, Mahasiswa Kepung DPRD Jatim Kritik Kebijakan Prabowo
-
Migrasi Pertamax ke Pertalite Mulai Terjadi di Jogja, Pasokan BBM Subsidi Ditambah 18 Persen
-
Irma Suryani: Program MBG Bisa Jadi Mudarat Jika Salah Sasaran dan Tak Dikelola Profesional