/
Selasa, 06 Desember 2022 | 16:41 WIB
Gempa bumi di Jember ([Tangkapan layar BMKG])

Wilayah Jember, Jawa Timur, diguncang gempa bumi magnitudo 6,2 pada Selasa (6/12/2022) siang. Getaran gempa Jember terasa hingga Malang dan Banyumas.

Gempa tersebut diinformasikan secara resmi oleh Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melalui akun Twitter-nya.

"#Gempa (UPDATE) Mag:6.2, 06-Des-22 13:07:48 WIB, Lok:10.75 LS, 113.42 BT (Pusat gempa berada dilaut 284km Barat Daya Jember), Kedlmn:10 Km Dirasakan (MMI) #BMKG," cuit BMKG.

Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Daryono menjelaskan penyebab gempa Jember. Ia menyebut gempa tersebut merupakan jenis gempa di luar zona subduksi atau populer disebut outer rise earthquake.

"Akibat patahnya lempeng Australia yang mulai menunjam ke bawah Jawa Timur. Tekukan lempeng ini memicu patahan turun (normal fault)," kata Daryono dikuti dari akun Twitter @DaryonoBMKG, Selasa (6/12/2022).

Daryono menyebutkan, gempa di luar zona subduksi outer rise selatan Jatim ini patut diwaspadai, meskipun di luar zona megathrust.

"Tetapi dengan mekanisme patahan turun akan dapat memicu tsunami seperti gempa dahsyat Sumba 1977 yang tsunaminya menelan korban ratusan orang di Sumbawa selatan," sebutnya.

Daryono menambahkan, sumber gempa di luar zona subduksi atau zona outer rise seperti pemicu gempa selatan Jember ini, selama ini menjadi zona sumber gempa yang terlupakan.

"Padahal banyak tsunami mematikan akibat ini. Kalah 'pamor' dengan zona megathrust yang sering disebut pakar, media, dan masyarakat kita," pungkasnya.

Baca Juga: Ferdy Sambo Yakinkan Istrinya Diperkosa, Kubu Yosua Percaya Bharada E Jujur Soal Wanita Nangis di Rumah Bangka

Load More