Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Bogor menyebut, masih banyak masyarakat paham agama menyimpang di Bogor, salah satunya yakni soal pengakuan sebagai Ratu Adil dan Imam Mahdi.
Ketua Bidang Pendidikan dan Kaderisasi MUI Kabupaten Bogor Saepudin Muhtar alias Gus Udin mengatakan, paham menyimpang ini menjadi perhatian khusus bagi MUI.
Dia mengajak masyarakat Bogor untuk memperkuat nilai-nilai keislaman masyarakat sejak usia dini, untuk mencegah pengaruh paham menyimpang.
"MUI mengajak elemen pendidikan termasuk ikatan para guru raudhatul atau PAUD untuk sama-sama menguatkan nilai-nilai tentang keislaman yang wasatiah sejak dini," kata
Dalam kegiatan bertajuk "Penguatan Materi Pendidikan Islam untuk Anak Usia Dina di Lingkungan RA" itu, ia mengingatkan penguatan keagamaan pada anak usia dini merupakan fondasi utama dalam membangun karakter anak.
Ia mencatat ada sekitar 28 aliran pemahaman yang menyimpang di Kabupaten Bogor, sehingga pendidikan keagamaan pada anak itu bisa menjadi fondasi utama dalam menjaga keyakinan dan kemantapan dalam beragama pada seorang anak.
"Kemudian untuk mengatasi masalah sosial di masyarakat, tentunya pendidikan keagamaan atau penguatan keagamaan sangat penting, khususnya pada level paling dasar ini," kata Gus Udin yang juga dosen Universitas Djuanda.
Dirinya juga mengingatkan para guru tidak memberikan pemahaman agama yang radikal terhadap anak agar sikap toleransi bisa tumbuh sejak usia dini.
"Ajari mereka agama yang rahmatan lil alamin dan wasatiah, agar mereka bisa menerima segala perbedaan tanpa menghilangkan keyakinan mereka," tuturnya.
Baca Juga: Punya Julukan Kota Santri, Siapa Target Pasar Ribuan Botol Minuman Setan di Kota Tasikmalaya?
Ketua Bidang Pengkajian MUI Kabupaten Bogor Ujang Ruhiyat menerangkan metode-metode pengajaran keagamaan di tingkat pendidikan paling awal ini harus benar-benar sesuai dengan kebutuhan anak.
"Agar para anak bisa mudah menerima apa yang disampaikan gurunya. Karena khawatir materi yang lebih tinggi bisa membuat anak gagal paham dalam menerima ilmu," katanya.
Oleh karenanya, ia mengaku, pemberian pemahaman keagamaan yang sedikit tapi mudah dipahami akan lebih baik daripada ajaran keagamaan yang banyak namun para murid sulit untuk mengerti.
"Sedikit-sedikit yang penting mereka paham dan bisa mengaplikasikan apa yang disampaikan gurunya," katanya.
Anggota Kelompok Kerja Guru Raudlatul Athfal (KKG RA) Kabupaten Bogor Titin menyebutkan lembaga Raudhatul Athfal merupakan salah satu tempat yang tepat untuk anak usia dini dalam menanamkan nilai keagamaan.
"Pendidikan agama memang seharusnya ditanamkan pada anak sedini mungkin. Dan, lembaga RA adalah tempat yang tepat bagi orang tua untuk menanamkan nilai-nilai agama selain di lingkungan rumah," ujarnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
Terkini
-
UI Periksa 16 Mahasiswa Terkait Dugaan Kekerasan Verbal di Fakultas Hukum
-
Belanja di Malaysia Pakai QRIS BRImo, Langsung Dapat Cashback!
-
LG Pamer Teknologi Zero Labour di InnoFest 2026, Rumah Pintar Serba Otomatis
-
Kasus Terkubur Bersama Jasad: Akhir Dramatis Perjalanan Hukum Yai Mim di Balik Jeruji
-
Dividen BRI Rp52,1 Triliun Siap Dibagikan untuk Pemegang Saham, Cek Tanggalnya di Sini!
-
Raphinha Murka, Barcelona Merasa Dirampok Wasit Saat Disingkirkan Atletico Madrid
-
Bandara Minangkabau Padat, 47 Penerbangan Hilir Mudik dalam Sehari, Rute Jakarta Mendominasi
-
Jadwal Final Four Proliga 2026 di Semarang, Sajikan 8 Laga Penentuan
-
Harga Minyak Turun Makin Dalam, Kabar Gencatan Senjata AS-Iran Menguat
-
5 HP Honor 5G Terbaru, Spek Ideal Buat Multistasking Berat dan Produktivitas