Amien Rais tampaknya tak mau menyerah dengan hasil verifikasi KPU yang menyatakan Partai Ummat yang didirikannya tak lolos verifikasi faktual jelang pemilu 2024.
Atas keputusan KPU yang belum lama ini dikeluarkan, Partai Ummat melayangkan gugatan. Amien Rais bahkan menunjuk 30 pengacara untuk melaporkan tindakan diskriminatif dan kecurangan KPU kepada Badan pengawas Pemilu (Bawaslu).
Gugatan yang dilayangkan Partai Ummat itu pun sontak menjadi sorotan, terlebih ketika Ketua Majelis Syura Partai Ummat, Amien Rais mengeluarkan maklumat untuk menggalang dana.
Dalam video yang diunggah di akub Twitter pribadinya, Amien Rais meminta para kader dan simpatisan Partai Ummat membantu kebutuhan finansial demi menggugat keputusan KPU.
"Mari kita selamatkan Partai Ummat, selamatkan Indonesia. Ini saatnya kita buktikan bahwa kita ummat akan kuat jika bersatu dan siap untuk berjuang di jalan Allah," tulis Amien Rais serta mencantumkan nomor rekening di Bank Syariah Indonesia, dikutip dari WartaEkonomi.co.id (Jaringan Suara.com) Minggu (18/12/2022).
Dalam cuitannya itu, Amien Rais tampak didampingi Ketua Umum Ridho Rahmadi dan Sekretaris Majelis Syura Ansufri Idrus Sambo. Amien meminta agar seluruh elemen berjuang bersama mengatasi masalah Partai Ummat.
"Sahabat-sahabat pengurus, kader, dan simpatisan Partai Ummat. Saat ini Partai Ummat kita menjadi satu-satunya partai yang mengalami segala macam manipulasi dan diskriminasi tidak diloloskan KPU menjadi peserta Pemilu 2024," ujar Amien Rais.
Ketua Majelis Syura Partai Ummat itu memastikan Partai Ummat akan terus berjuang untuk membatalkan keputusan KPU tersebut.
"Untuk mendatangkan para saksi dan mempersiapkan segala sesuatu yang diperlukan, dan juga untuk membiayai 30 lebih para pengacara kredibel, maka tentu Partai Ummat memerlukan dana yang cukup besar," ujar Amien sambil membaca teks yang dibawanya.
Baca Juga: Makin Beringas, Pelaku Tawuran di Padang Serang Polisi Pakai Senjata Tajam
"Oleh karena itu, kami mengimbau semua sahabat, pengurus, kader, dan simpatisan Partai Ummat di mana saja berada, mari bersama kita galang dana untuk menyelamatkan Partai Ummat," lanjutnya.
Lebih lanjut, Amien Rais juga mendorong setiap kader dan simpatisan untuk berkorban semaksimal mungkin demi membawa Partai Ummat lolos ke Pemilu 2024.
"Ayo kita korbankan sejauh kita mampu untuk mendanai perjuangan Partai Ummat," tegas Amien.
Partai Ummat sendiri telah menunjuk Denny Indrayana sebagai Ketua Tim Advokasi untuk upaya hukum mereka menggugat keputusan verifikasi faktual KPU.
Berita Terkait
-
Geruduk Bawaslu Pakai 30 Pengacara, Amien Rais Kini Minta Sumbangan buat Partai Ummat
-
Amien Rais Bongkar Teror Politik: Anak Dicelakai, Mobil Ditembak, hingga Partai Ummat Dijegal
-
Ngeri-ngeri Sedap! Amien Rais Beberkan Borok Rencana Jokowi 3 Periode hingga IKN: Kita Jadi Subordinat Cina
-
Ungkit Aksi Turun Gunung SBY, Amien Rais Heran Partai Ummat Dijegal: Saya Sudah Tua Kok Ditakuti?
-
Keluar dari PAN Terus Bikin Partai Ummat, Tapi Tidak Lolos Jadi Peserta Pemilu 2024, Amien Rais Berang: Kami Disingkirkan
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026