Suara.com - Partai Ummat menggugat keputusan Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang tidak meloloskan mereka di tahap verifikasi faktual jelang Pemilu 2024.
Partai yang didirikan Amien Rais itu bahkan menunjuk 30 pengacara untuk melaporkan dugaan tindak diskriminatif dan kecurangan KPU kepada Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu).
Langkah Amien Rais dan partainya ini menjadi sorotan publik, apalagi setelah sang Ketua Majelis Syura Partai Ummat mengeluarkan maklumat untuk menggalang dana.
Seperti dilihat di video unggahan akun Twitter-nya, Amien Rais rupanya meminta para kader dan simpatisan Partai Ummat untuk membantu kebutuhan finansial demi menggugat keputusan KPU.
"Mari kita selamatkan Partai Ummat, selamatkan Indonesia. Ini saatnya kita buktikan bahwa kita ummat akan kuat jika bersatu dan siap untuk berjuang di jalan Allah," tulis Amien Rais serta mencantumkan nomor rekening di Bank Syariah Indonesia, dikutip pada Sabtu (17/12/2022).
Dengan didampingi Ketua Umum Ridho Rahmadi dan Sekretaris Majelis Syura Ansufri Idrus Sambo, Amien meminta agar seluruh elemen berjuang bersama mengatasi masalah Partai Ummat.
"Sahabat-sahabat pengurus, kader, dan simpatisan Partai Ummat. Saat ini Partai Ummat kita menjadi satu-satunya partai yang mengalami segala macam manipulasi dan diskriminasi tidak diloloskan KPU menjadi peserta Pemilu 2024," ujar Amien.
Namun Amien memastikan Partai Ummat akan terus berjuangn untuk membatalkan keputusan KPU tersebut.
"Untuk mendatangkan para saksi dan mempersiapkan segala sesuatu yang diperlukan, dan juga untuk membiayai 30 lebih para pengacara kredibel, maka tentu Partai Ummat memerlukan dana yang cukup besar," ucap Amien sambil membaca teks yang dibawanya.
"Oleh karena itu, kami mengimbau semua sahabat, pengurus, kader, dan simpatisan Partai Ummat di mana saja berada, mari bersama kita galang dana untuk menyelamatkan Partai Ummat," lanjutnya.
Amien kemudian juga mendorong setiap kader dan simpatisan untuk berkorban semaksimal mungkin demi membawa Partai Ummat lolos ke Pemilu 2024.
"Ayo kita korbankan sejauh kita mampu untuk mendanai perjuangan Partai Ummat," tegas Amien.
Partai Ummat sendiri telah menunjuk Denny Indrayana sebagai Ketua Tim Advokasi untuk upaya hukum mereka menggugat keputusan verifikasi faktual KPU.
Berita Terkait
-
Ada 3 Partai Baru Lolos Pemilu 2024, Kenapa Partai Ummat Tersingkir?
-
5 Provinsi Miliki Kerawanan Pemilu Tertinggi, Harus Jadi Alarm Dini
-
Ungkit Aksi Turun Gunung SBY, Amien Rais Heran Partai Ummat Dijegal: Saya Sudah Tua Kok Ditakuti?
-
Perjalanan Karier Politik Amien Rais: Dulu Mendirikan PAN, Kini Setia dengan Partai Ummat
-
Balik Senggol Amien Rais yang Merasa Dizalimi Rezim, Hasto PDIP: Ngapain Ninggalin PAN?
Terpopuler
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
Pilihan
-
Hakim Andi Sebut Nadiem Makarim Seharusnya Dibebaskan
-
Selain 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Wajib Bayar Uang Pengganti Rp809,59 Miliar
-
Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara!
-
Jangan Puji Pemerintah karena Kerja: Mengapa Publik Begitu Mudah Terpesona?
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
Terkini
-
Menghilang Usai OTT, KPK Buru Bupati dan Sekda Kuansing
-
Menekraf Teuku Riefky Harsya Dukung Jatim Media Summit 2026: Bangun Ekosistem Bersama
-
Mobil Jadi Instrumen Suap, KPK Sita Kendaraan Roda Empat dalam OTT di Kuansing
-
Jokowi Tiba di Jakarta, Bakal Hadiri HUT Bhayangkara Besok
-
Balita Tewas di Lubang Galian Manggarai, DPRD DKI Minta Seluruh Proyek Pemprov Diaudit
-
'Surat Imbauan Ada, Area Sudah Steril', Kata Lurah Soal Galian Maut Manggarai
-
Menlu Sugiono Terima Menlu Maxim, Bahas Pesiapan Kunjungan Presiden Republik Belarus ke Indonesia
-
Ironi Galian Maut Manggarai: Proyek Cegah Tawuran, Tapi Renggut Nyawa Anak
-
Aktivis 98 Kritik Manajemen Politik Prabowo: Lamban, Bikin Rumit Situasi
-
Dudung Takziah ke Rumah Peserta SPPI yang Meninggal, Pastikan Pelatihan Fisik Dihapus!