Ustaz Hilmi Firdausi menilai ada hikmah di balik viralnya video qoriah disawer yang menjadi sorotan masyarakat. Salah satunya terkait adab.
Menurutnya, dengan kejadian ini, ia berharap masyarakat akan menghentikan perilaku su'ul adab seperti itu serta lebih menghargai seorang pembaca Al Quran.
Hal itu disampaikan Hilmi Firdausi di akun Twitter-nya, Sabtu (7/1/2023).
"Hikmah viralnya postingan Qoriah disawer; Insya Allah masyarakat akan menghentikan kebiasaan su'ul adab ini & Qori/ah akan lebih dihargai plus tilawatil Qur'an akan makin meluas," tulisnya dikutip dari akun @Hilmi28.
"Setiap acara klo bisa dimulai dengan ngaji dulu. Kan cakep tuh, poko'e ambil nilai positif dari tiap kejadian."
Sebelumnya, Qoriah Nadia Hawasy akhirnya buka suara terkait videonya yang viral disawer beberapa jamaah ketika sedang melantunkan ayat suci Al Quran.
Diketahui, peristiwa itu terjadi saat ia tengah mengisi acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di salah satu masjid di Kabupaten Pandeglang, Banten.
Nadia pun mengklarifikasi video viral itu yang diunggah Ustaz Hilmi Firdausi di akun Twitter pribadinya.
"Klarifikasi Ustadzah Nadia, qoriah yang disawer oleh beberapa jamaah, langsung ke IG saya @hilmi28. Semoga ini menjadi pembelajaran untuk semua. Tinggalkan hal-hal su'ul adab semacam ini. Wal’iyadzubillah," tulis @Hilmi28.
Baca Juga: Qoriah yang Disawer Saat Mengaji Buka Suara, Nadia Hawasy: Saya Marah dan Kesal Sekali
Dalam klarifikasinya, Nadia mengaku tidak tahu bakal disawer seperti dalam video yang kemudian viral di media sosial tersebut.
"Sebelumnya saya mau klarifikasi sedikit masalah video saya ngaji disawer itu. Saya hanya diundang ke acara tersebut untuk mengisi acara Maulid Nabi, saya sebagai qori'ah-nya."
"Dan saya pun tidak tahu kalau pada saat saya ngaji, panitia baik laki-laki maupun perempuan, akan sawer saya," tulis @nadia_hawasyi6050.
Nadia mengungkapkan dirinya tidak langsung menegur atau berhenti saat disawer karena tetap menjaga adab saat membaca Al Quran.
"Dan pada saat saya disawer itu, posisinya saya masih ngaji belum selesai. Tidak mungkin saya mau langsung tegur atau saya langsung berhenti turun dari panggung. Karena itu termasuk adab dalam membaca Al-Qur'an," jelasnya.
Nadia menambahkan, dirinya pun merasa marah dan kesal dengan perbuatan beberapa jamaah yang menyawernya saat sedang mengaji tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 5 Serum Penumbuh Rambut Terbaik untuk Rambut Menipis dan Area Botak
Pilihan
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
Terkini
-
Lautan Manusia di Tugu Kujang, Dua Ambulans Terjebak Konvoi Kemenangan Persib di Bogor
-
Rugi Warga Akibat Blackout, Alat Elektronik Terbakar Gegara Voltase Naik-Turun
-
Mengapa PLN Masih Terapkan Pemadaman Listrik Bergilir di Aceh?
-
2 Pria Terciduk Ngeganja di Kafe Pekanbaru saat Pemadaman Listrik Total
-
Bobotoh Lumpuhkan Jalan Protokol Bandung Rayakan Persib Juara
-
6 Fakta Pesta Juara Maung Bandung di GBLA
-
Misbakhun: APBN Mustahil Bangkrut
-
GBLA Bergemuruh! Flare dan Kembang Api Bobotoh Warnai Pesta Juara Persib Bandung
-
Misteri Tragis Flyover Sholis Bogor, Alasan Korban Pamit Ngopi hingga Pelaku Diringkus
-
Pembagian Daging Kurban yang Benar Berapa Kg? Ini Penjelasannya Sesuai Syariat Islam