Salah satu korban pembunuhan berantai atau serial killer Wowon cs adalah Fatimah, mantan buruh migran Indonesia yang sempat bekerja di Arab Saudi.
Keluarga Fatimah di Garut sempat mengaku syok saat menerima kabar dari polisi bahwa Fatimah yang telah dinyatakan meninggal karena kecelakaan laut pada Februari 2021 lalu ternyata merupakan korban serial killer Wowon cs.
Namun mereka juga mengungkap sejumlah kejanggalan. Salah satunya tidak ada satu barang pun yang dikembalikan kepada keluarga di Garut.
Keluarga asal Kampung Sawah Gunung Desa Sukamulya Kecamatan Pakenjeng Garut, tak menerima barang bawaan, usai jenazah dikembalikan ke kampung halaman.
“Pihak keluarga tak diberi barang bawaan almarhum waktu itu, seperti HP, atau tas atau barang yang dibawa korban waktu itu. Kami keluarga hanya menerima jenazah Siti yang sudah di dalam peti karena sesuai standar Covid-19 waktu itu,” kata Cecep Supriyatna, Kakak almarhum, Minggu (22/1/2023) dikutip dari Harapanrakyat.com--jejaring Suara.com.
Pada waktu itu Cecep juga mengungkapkan, bahwa keluarga hanya diberi tahu, almarhum menceburkan diri bersama yang bernama Noni. Ia hanya diberi tahu petugas di sana, bahwa korban sudah meninggal, sementara Noni selamat.
“Diberitahu Siti meninggal, nah ada satu lagi namanya Noni itu selamat saat kecelakaan laut itu,” tambahnya.
Cecep merinci, bahwa Ia diberi kabar bahwa korban kecelakaan laut, saat berada di antara Pelabuhan Lembar NTB menuju Pelabuhan Padang Bai Bali.
Keluarga di Garut kemudian merasa janggal, karena terakhir komunikasi bersama korban pada tahun 2020, saat almarhum Fatimah di pesawat menuju pulang ke tanah air.
Baca Juga: Lutfi Agizal Polisikan Akun TikTok yang Bikin Konten Ngemis Online
“Jadi bulan 9 tahun 2020 itu kan video call, banyak saksinya keluarga, istri saya juga terima komunikasi Siti, kata Siti, lagi di pesawat mau pulang ke Indonesia, itu bulan 9 tahun 2020 itu. Tapi ko lama ga pulang ke kampung, terus kita cari tanya sana sini, ga ketemu, nah ketemu itu pas kabar almarhum kecelakaan laut bulan februari 2021,” masih kata Cecep.
Keluarga di kampung almarhum tak mengetahui Siti menuju Cianjur bertemu dengan komplotan Wowon Cs.
Namun pihak keluarga di Garut, sempat menerima transfer uang dari Dede (salah satu pelaku pembunuhan berantai), itu pun Siti Fatimah masih di Arab Saudi.
“Jadi kan Siti itu TKW di Arab Saudi, nah pas anak saya mau nikah, ia transfer uang Rp 7 juta. Tapi uang itu bukan dari kiriman Siti, malah dari transfer atas nama Dede. Nah dari situ juga saya heran, kok bukan Siti langsung yang transfer. Untuk almarhum setiba di tanah air, gak tahu langsung ke Cianjur atau kemana, kan keluarga juga nunggu Siti di kampung,” terangnya.
Terkait ikut serta dalam supranatural penggandaan uang, Cecep mengetahui, saat almarhum mengutarakan lewat telepon. Siti sempat mengatakan kepada Cecep, bahwa uang selama kerja di Arab Saudi, sebagian banyak disimpan di Wowon Cs.
“Cerita, karena transfer yang dari Dede itu, kan saya tanya, ko bukan kamu yang kirim, ko atas nama Dede. Nah dari situ Siti cerita lah, bahwa ia ikut penggandaan uang bersama Dede Cs. Dari situ saya kaget, bahkan saya bilang ke siti, jangan ikut – ikutan kaya begituan, itu mah penipuan. Kemudian Siti jawab, gak akan ketipu katanya, aman ini mah, gitu. Sering saya nasehati, bukan waktu telepon itu saja, tiap dia kasih kabar, saya kasih saran jangan ikut begituan (penggandaan uang),” tukas Cecep.
Kini keluarga Siti di Garut, mempersilahkan petugas kepolisian yang berencana membongkar kembali makam Siti Fatimah, untuk kepentingan identifikasi dan otopsi.
Cecep, selaku kakak yang paling ditokohkan di keluarga mengaku ikhlas, apabila pembongkaran makam almarhum dilakukan petugas.
“Jika itu untuk kepentingan penyidikan silahkan dibongkar. Yang pasti keluarga di kampung, justru terpukul saat ini, dibandingkan menerima kabar saat almarhum kecelakaan laut waktu itu. Ya ga menyangka, ternyata adik saya menjadi korban pembunuhan berantai si Wowon. Yang pasti untuk pembongkaran makam kita ikhlas, untuk membantu polisi,” tutup Cecep.
Tag
Berita Terkait
-
Arab Saudi Turunkan Biaya Haji hingga 30 Persen tapi Menag Yaqut Malah Usul Naik, ke Mana Profit Tabungan Haji?
-
Jadwal dan Link Live Streaming Al Nassr vs Al Ettufaq: Debut Cristiano Ronaldo di Liga Arab Saidi, Jangan Malu-maluin
-
Polisi Bakal Dalami Temuan Dua Lubang Kuburan Baru di Rumah Wowon, Diduga untuk Calon Korban
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
Pilihan
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
Terkini
-
Clara Shinta Batal Bercerai Kesepakatan Perdamaian Jadi Alasan, Apa Isinya?
-
Scary Movie 6 Resmi Kembali! Reuni Core Four yang Siap Mengocok Perut Sampai Kram
-
5 Two Way Cake yang Anti Dempul Menurut Ulasan Pembeli: Coverage Bagus, Menahan Minyak, dan Awet
-
9 Jadwal Piala Dunia 14-15 Juni 2026 sesuai WIB, Ada Belanda vs Jepang
-
Saat Hujan Turun, Siswa SMAN 1 Cepu Terpaksa Geser Meja di Tengah Pelajaran Akibat Atap Bocor
-
Lutesha Kehilangan Suara Usai Adegan Kesurupan di Film Cerita Lila
-
Connie Bakrie Sebut IKN Sekarang Kalah Tenar Sama Program MBG Rp1 Triliun Per Hari
-
Siapa Bambang Ismawan? Dirut Baru PT Bukit Asam yang Ditunjuk Lewat RUPST 2026
-
Prediksi Brasil vs Maroko: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Tunjangan Guru Naik, Komisi X DPR Beri Jempol Tapi Kasih Catatan Penting Ini