Sebanyak enam gempa bumi terjadi di Sesar Garsela selama satu pekan ini. Getaran gempa Garut itu terasa hingga ke Bandung dan Sumedang.
Terbaru, berkekuatan magnitudo 4.3 dan terjadi di daratan dengan kedalaman tiga kilometer terjadi di km sebelah Barat Daya Garut pada Rabu (1/2/2023) sekira pukul 23.22 WIB. Getaran terasa cukup kuat hingga membangunkan sejumlah warga Bandung yang tengah tertidur.
Sebelumnya, Sesar Garsela mengguncang Kabupaten Bandung pada 28 Januari 2023 lalu.Gempa bumi berkekuatan M 4,3 yang melanda Kabupaten Bandung akibat Sesar Garsela itu terjadi sekitar pukul 01.00 WIB.
Setelah gempa, dilanjutkan dengan gempa susulan atau aftershock sebanyak empat kali, yakni pada 01.08, 01.13, 01.17, 01.36 WIB.
Gempa susulan tersebut memiliki kekuatan mulai M 2,4 hingga M 3,5.
Menurut pantauan, jika dalam satu bulan sudah terjadi setidaknya sebanyak 141 gempa bumi akibat aktivitas Sesar Garsela.
Dari 141 gempa bumi dalam sebulan, setidaknya ada 96 gempa bumi yang terjadi di darat.
Dari deretan gempa yang terjadi akibat aktivitas Sesar Garsela itu, tercatat bahwa pusat gempa tak terlalu dalam, bahkan di gempa terakhirnya 1 Februari lalu, titik koordinatnya berada di kedalaman 3 KM.
Meski demikian, getaran gempa bumi yang dihasilkan oleh Sesar Garsela cukup besar, sampai menyentuh angka M 4,3.
Baca Juga: Jadi Maling Motor, Seorang Warga Sungai Raya Ditangkap Polisi
Hingga kini Sesar Garsela atau Sesar Garut Selatan masih terus melepaskan energinya.
Oleh karena itu, masyarakat diminta untuk meningkatkan mitigasi bencana dan tetap waspada.
“Masyarakat diimbau terus waspada dan tidak termakan isu hoaks yang bersumber selain dari BMKG,” ucap Teguh Rahayu selaku Kepala Stasiun BMKG Bandung.
Padahal nyatanya, warga Margamukti, yang berada di ujung patahan Garsela malah minim mitigasi bencana.
"Warga sudah tahu kalau masuk zona sesar Garsela. Untuk jalur evakuasi memang sampai saat ini belum ada, termasuk titik kumpul ketika terjadi bencana," ujar Kepala Desa Margamukti, Odang Kusnadi.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Meski Tampil Singkat, Mariano Peralta Ungkap Kesan Debut di Persib Bandung
-
BRI Dukung Kebijakan Dana SAL demi Perkuat Intermediasi Perbankan
-
Transformasi Digital Kampus, BTN & Undip Resmi Luncurkan KTM Co-Branding Bagi 17.000 Mahasiswa Baru
-
Ratusan Ribu USD Disita dari Bandung dan Tangerang Terkait Kasus Suap Pajak Banjarmasin
-
Perbedaan Eye Serum dan Eye Cream, Mana yang Lebih Bagus?
-
SMGR Hidupkan Lagi Semen Kujang, Bidik Kuasai Pasar Jawa Barat
-
Pemerintah Buka Peluang Perpanjang Penempatan Dana SAL, BRI Sambut Positif
-
Polrestabes Bandung Sita 176.970 Butir Obat Keras Ilegal, 68 Tersangka Ditangkap
-
Likuiditas Menguat, BRI Perluas Penyaluran Kredit Berkualitas ke Sektor Produktif
-
Gugat Praperadilan, Tim Hukum Febrie Adriansyah Soroti Cacat Prosedur dan Dobel Penetapan Tersangka