Politisi Ferdinand Hutahaean memutuskan bergabung ke Partai Gerindra. Sebelumnya ia diketahui pernah menjadi kader Partai Demokrat.
Ferdinand mengungkapkan, dirinya telah resmi bergabung ke Gerindra dan memiliki KTA (Kartu Tanda Anggota) partai besutan Prabowo Subianto itu sejak Januari 2023.
"Saya memilih Gerindra sebagai labuhan politik untuk berjuang jaga bangsa ke depan," ujar Ferdinand saat HUT Partai Gerindra ke-15, Jakarta Selatan, Senin (6/2/2023).
"Karena saya meyakini, sosok Prabowo masih sosok yang dapat dipercaya untuk jadi benteng NKRI, menjaga bangsa dan menjaga Pancasila," sambungnya.
Meski begitu, Ferdinand Hutahaean mengaku sampai saat ini belum mengetahui posisinya di kepengurusan Partai Gerindra.
"Untuk posisi di jajaran DPP maupun daerah belum tapi saya. Ya rencana ada, tapi belum diputuskan. Saya harus konsultasi dulu dengan jajaran DPP apakah masih ada ruang untuk jadi caleg," ujarnya.
Ferdinand Hutahaean lahir pada 18 September 1977 di Sumatera Utara. Ia merupakan salah satu politisi yang aktif di media sosial.
Kariernya di kancah politik nasional dimulai pada Pilpres 2014 ketika menjabat Ketua DPP Barisan Relawan Jokowi Presiden (Bara JP).
Baca Juga: Sebelum Gabung ke Gerindra, Ferdinand Hutahaen Temui Anak Buah Prabowo, Bahas Apa?
Selama berada di Bara JP, Ferdinand Hutahaean aktif menggelar aksi.
Aksinya yang fenomenal adalah saat ia membentangkan 1.161 spanduk sebagai bentuk dukungan terhadap Jokowi di berbagai lokasi di Jakarta. Tepatnya, mulai dari Balai Kota DKI Jakarta hingga ke arah Istana Presiden.
Setelah Jokowi menang dalam Pilpres 2014, Ferdinand Hutahaean mengkritik 100 hari pemerintahan Jokowi. Baginya selama itu pemerintahan Jokowi cenderung mengecewakan.
Ferdinand Hutahaean yang saat itu disebut sebagai Direktur Eksekutif Energy Watch Indonesia, kerap menyampaikan kritik. Ia bahkan menyampaikan kekhawatirannya terjadi.
Kemudian, pada Mei 2017 Ferdinand Hutahaean bergabung ke Partai Demokrat. Ferdinand Hutahaean juga pernah menduduki jabatan sebagai Kepala Divisi Hukum dan Advokasi.
Selanjutnya, pada kepengurusan yang baru Ferdinand Hutahaean ditetapkan sebagai Kepala Biro Energi dan Sumber Daya Mineral Departemen VII.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Tabur atau Bedak Padat Dulu? Panduan Makeup Flawless Tahan Lama
- 4 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Sesuai Review Pembeli
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
- Aisyah Zakkiyah, Komisaris Baru PTPP yang Viral Punya Gaji dan Tunjangan Miliaran
- Bedak Tabur Apa yang Bikin Glowing dan Tahan Lama? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
Terkini
-
AS Serang 140 Titik di Iran, Teheran Balas Serang 5 'Negara Pendukung' AS
-
Tragedi Maut Pantura Indramayu: Kecelakaan Beruntun di Lohbener, 10 Orang Meninggal Dunia
-
Gunung Karangetang Erupsi, Lontarkan Material Bikin Langit Siau Membara
-
Perang Terbuka AS-Iran! Selat Hormuz Resmi Ditutup, Harga Minyak Dunia Terancam Meroket
-
Tragedi Pantura Indramayu, Korban Tewas Kecelakaan Beruntun Bertambah Jadi 10 Orang
-
Kronologi OTT Kadishub Siak, Polisi Sita Uang Rp15 Juta dan Motor RX King
-
Pikap Warkidi Dihantam Truk di Pantura Indramayu: 3 Penumpang Tewas, Belasan Orang Luka-Luka
-
Memilih Pembalut yang Lebih Ramah Lingkungan, Ini yang Perlu Diketahui Perempuan
-
Dominasi Jawa Barat, Persib Bandung dan Goal Aksis Cimahi Juara HLS All-Stars 2026
-
Di Balik Sorot Lampu Stadion: Jayden Adams dan Bukti Bahwa Pesepak Bola Juga Manusia Biasa