/
Rabu, 22 Februari 2023 | 16:48 WIB
Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali (tengah). ([Antara])

Politisi Golkar Zainudin Amali telah menyampaikan secara informal keinginan mundur dari jabatan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) kepada Presiden Joko Widodo. Keputusan ini diambil lantaran ingin fokus usai terpilih jadi Wakil Ketua Umum PSSI.

Terkait keputusan Zainudin Amali mundur dari Menpora telah mendapat restu dari Partai Golkar. Hal itu disampaikan Ketua DPP Partai Golkar Dave Laksono.

"Ya enggak mungkin kalau enggak merestui, sudah sikap politik beliau dan juga keputusan beliau. Karena apa? Karena Pak Zainudin Amali sudah mendapatkan tugas yang sangat penting untuk membereskan PSSI," kata Dave di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (22/2/2023).

Dave mengamini pula sikap Zainudin Amali yang menyatakan ingin fokus mengurus PSSI. Karena berbagai perbaikan perlu dilakukan untuk membenahi induk organisasi sepak bola Indonesia tersebut.

"Karena kita lihat PSSI banyak permasalahan internal, eksternal; baik di liga-liga, pembinaan klub, segala macam. Nah, ini membutuhkan fokus yang besar. Makanya itu, Pak Zainudin mengambil satu sikap dan juga untuk menerima penugasan dari presiden untuk menyelesaikan kemelut-kemelut yang ada," jelasnya.

Diketahui, Zainudin Amali terpilih sebagai Waketum I PSSI pada Kongres Luar Biasa PSSI, Jakarta, Kamis (16/2). 

Dalam KLB itu, Amali, bersama Waketum II PSSI Ratu Tisha, akan mendampingi Ketua Umum PSSI yang merupakan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir.

Sebelumnya, Presiden Jokowi mengatakan Zainudin Amali telah menyampaikan secara informal keinginan untuk mundur dari jabatannya sebagai Menpora usai terpilih menjadi Wakil Ketua Umum PSSI.

"Secara resmi belum, tertulis belum, informal sudah," kata Presiden Jokowi di Jalan Inspeksi Ciliwung, Jakarta pada Selasa, dikutip dari Antara, Selasa (21/2/2023).

Baca Juga: Jadi Capres Alternatif Terpopuler, Pengamat Justru Dorong Ridwan Kamil Jadi Cawapres: Bola di Tangan Petinggi Golkar

Load More