Sosok Syakir Daulay kini tengah jadi sorotan publik. Hal ini lantaran ia dituding sebagai anak durhaka dan membuat orangtuanya menangis karena tak pernah pulang.
Melalui akun Instagram pribadinya, Syakir Daulay pun membagikan momen mengunjungi rumah kedua orangtuanya.
Dalam sebuah video yang diunggahnya, Syakir meminta maaf karena baru buka suara menanggapi tudingan tersebut.
"Minta maaf baru bisa ngobrol dari sekarang karena jujur saya paling menghindari ngomong di publik tentang orang yang saya sayang, apalagi orang tua, keluarga, sahabat, guru dan lain-lain karena bagi saya, adab itu jauh lebih utama. Tapi belakangan berita sudah mulai liar dan menyentuh ke kanan dan kiri orang terdekat saya," kata dia di akun @syakirdaulay, beberapa waktu lalu.
Terkait tudingan anak durhaka, tidak pernah pulang dan tidak ada komunikasi dengan orang tua, Syakir membantahnya dan menganggap semuanya sangat keliru.
"Saya mau bilang, pertama, soal yang diberitakan saya anak durhaka, enggak pulang, enggak balas chat, itu keliru. Saya pulang, dan saya balas chat, apalagi dengan ibu. Syakir memang lagi banyak urusan kemarin, mungkin enggak seperti Syakir yang dulu bisa setiap hari di rumah. Tapi kalau pulang, Syakir pulang. Boleh ditanya ke ibu Syakir," kata Syakir.
Ia juga minta maaf kepada orang-orang di sekelilingnya sudah mulai terseret dalam masalah keluarganya ini.
"Terkait berita-berita, saya enggak enak juga, saya minta maaf sama jamaah Nurul Musthofa, umat-umat, dan guru-guru saya," katanya lagi.
Syakir mengungkapkan bahwa saat ini ia sedang mempersiapkan sesuatu untuk kedua orang tuanya.
Baca Juga: Penuhi Undangan Klarifikasi soal Rekening Jumbo, Begini Penampakan Rafael Alun di KPK
"Syakir sebenarnya sayang banget sama keluarga, nggak mungkin Syakir berusaha sejauh ini kalau bukan untuk orang yang Syakir sayangi," jelasnya lebih lanjut.
Ia juga mengatakan bahwa gurunya Habib Hasan Jafar Assegaf selalu mengajarkan bagaimana cara berbakti kepada kedua orangtua.
Dan Syakir pun membantah tudingan tentang Habib yang melarangnya untuk bertemu dengan orang tua itu juga tidaklah benar.
Anak Selalu Salah Dimata Ortu
Dalam unggahan video terbaru, Syakir Daulay menyebut sebagai seorang anak yang baik harus menerima omelan dari orangtua.
"Wkwkwk kek ga pernah di omelin ortu aja pada, tau sendiri ortu kalo ngomel kemana-mana, masa kita mau bales, masa kita mau balik omelin, masa mau balik kita jelekin, durhaka dong ntar, anak baek harus nerima orang tuanya mau kata apa aja," tulis Syakir dalam narasi videonya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Kemendag Perketat Impor Pangan, Gandum Pakan hingga Kacang Tanah Kini Wajib Kantongi Persetujuan
-
Reuni Pemain Sinetron Jinny Oh Jinny, Kehadiran Diana Pungky Bikin Salfok Penggemar
-
Ketahanan Energi RI Juara 2 Dunia, Bahlil Girang!
-
5 Cushion Matte untuk Menutupi Bekas Jerawat dan Noda Hitam, Harga Terjangkau
-
Mencekam di Wonokusumo: Baru 2 Bulan Pulang dari Malaysia, Hasan Tewas Dibantai 4 Eksekutor Berhelm
-
Baru Tayang 4 Episode, Drama The Scarecrow Sudah Menebar Banyak Tanda Tanya
-
Wamendagri Wiyagus Apresiasi Peran Strategis Damkar, Satpol PP, dan Linmas Jaga Stabilitas Daerah
-
Marc Klok Siap Sikut Nama-nama Beken Demi Tempat Utama Timnas Indonesia
-
Viral Polisi di Sumut Diduga Isap Vape Narkoba, Kompol DK Kini Dipatsus
-
Rehab Interior Balai Kota Samarinda Telan Rp17,6 Miliar, Andi Harun Klarifikasi