"Abis itu kalau pas landing di Cengkareng bareng mbak2 TKI & saya gak lagi capek, saya suka barengin PMI yg cewek², just in case. Saya saja yg anytime bisa panggil paspampres, cukup stres diperlakukan intimidatif gitu. Apalagi mba² PMI yg gak pengalaman," tulis Alissa Wahid.
Ia melanjutkan, awalnya dirinya ingin mengetahui seperti apa perlakuan petugas imigrasi terhadap warga yang seharusnya mereka layani dengan baik. Rasa ingin tahunya pun terjawab.
"Tapi lama² sebel, makanya aku jawab LSM," kata dia.
Peristiwa itu sendiri dialami Alissa Wahid pada tahun 2019 atau 2020. Tapi ia masih mengingat betul bagaimana arogansi yang ditunjukkan petugas imigrasi itu pada dirinya.
"Nada bicaranya bener² intimidatif sih menurut saya. Padahal saya bukan orang yang kecil hati. Pas hadap²an sama polisi di depan GKI Yasmin aja saya berani adu ngeyel," keluhnya.
Cuitan Alissa Wahid ini mendapat banyak komentar dari warga Twitter. Beberapa menceritakan pengalaman yang sama ketika berhadapan dengan layanan keimigrasian di bandara.
"Kejadian tahun berapa ya mba? Pekerja Migran Indonesia tau TKI khususnya perempuan sering banget jadi obyek pemeresan oknum petugas maupun biro penyalur. KPK pernah lakukan sidak di Soeta soal ini juga hanya saja belum update apakah masih terjadi lagi atau ga saat ini," tulis @emerson_yuntho.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- Kasat Narkoba Tangsel Ditangkap! Diduga Edarkan Narkoba Bersama Enam Anak Buah
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
Pilihan
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
-
Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Terjaring OTT KPK, Ulangi Jejak Kelam Pendahulu
-
Ledakan Dahsyat Guncang Mall AEON Dua Orang Tewas, Diduga Akibat Kebocoran Gas
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
Terkini
-
Anggota DPRD Medan Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pengeroyokan
-
Memanas! Tiga Anggota DPRD Kota Madiun Walk Out dari Paripurna KUA-PPAS 2027
-
Belanja Auto Dicap Boros? Perempuan dan Dilema Nikmati Hasil Kerja Sendiri
-
Mitsubishi Xforce Apakah Pakai Sunroof? Ini Perbandingannya dengan Versi Lawas
-
Jelang Lawan Vietnam, Media Tetangga Sindir Timnas Indonesia dengan Bendera Belanda dan Australia
-
Tawarkan Bunga Ringan, Penyaluran KUR Perumahan dan FLPP BRI Dominasi Kuota Nasional
-
Tegas! 17 SPPG di DIY Ditutup, Buntut Kasus Keracunan hingga Masalah Izin
-
Klaim Dikriminalisasi Febrie Adriansyah Dipertanyakan, Jangan Semua Tersangka Mengaku Jadi Korban
-
Akhirnya PWI Resmi Cabut Laporan Polisi terhadap Hotman Paris
-
Anggota DPRD DKI Bongkar Dugaan Praktik Culas Trayek Mikrotrans: Saya Pernah Ditawari Rp4 Miliar