Baru-baru ini beredar kabar yang mengklaim puluhan mobil mewah dan moge milik Mentri Keuangan, Sri Mulyani disita Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Kabar tersebut tersebar melalui sebuah video yang diunggah kanal Youtube CCTV POLITIK. Dalam video tersebut diklaim semua aset milik Sri Mulyani disita KPK dan dimiskinkan.
"DI MISKINKAN !! KPK SITA SEMUA AS3T MILIK SR1 MULY4N1 || BERITA TERKINI," tulis narasi unggahan video tersebut.
"KPK SITA KENDARAAN MEWAH (Enter) PULUHAN MOBIL MEWAH DAN MOGE MILIK SR1 MULY4NI," tulis kanal YouTube tersebut dalam thumbnail video yang diunggahnya.
Lantas benarkah Puluhan mobil mewah dan moge milik Sri Mulyani disita KPK hingga dimiskinkan? selengkapnya akan terjawab dalam artikel ini.
Penjelasan Cek Fakta
Video yang diunggah channel youtube CCTV POLITIK berisi klaim KPK menyita puluhan mobil mewah dan motor gede milik Menteri Keuangan Sri Mulyani.
Usai dilakukan penelusuran terhadap video tersebut, isi video itu identik dengan salah satu video unggahan channel youtube BeritaSatu berjudul “KPK Sita 3 Mobil dan 1 Moge Milik Wawan” yang tayang 28 Januari 2014 silam.
Video itu ternyata berisi peristiwa saat penyidik KPK menyita tiga mobil mewah dan satu motor gede milik adik mantan Gubernur Banten, Ratu Atut Chosiyah, Tubagus Chaery Wardana alias Wawan.
Narator dalam video tersebut juga membacakan artikel dari gelora.co berjudul “Dugaan Skandal Rp300 T yang Diungkap Mahfud Bikin Kemenkeu Panik: Safari ‘Penyelamatan’ Dirancang” yang diunggah pada 18 Maret 2023.
Berdasarkan penjelasan di atas, klaim bahwa KPK menyita puluhan mobil mewah dan motor gede milik Menteri Keuangan Sri Mulyani tidak terbukti.
Kesimpulan
Faktanya judul dan isi video tidak berkaitan. Video tersebut menayangkan peristiwa saat penyidik KPK menyita tiga mobil mewah dan satu motor gede milik Tubagus Chaery Wardana, adik Ratu Atut Chosiyah.
Karenanya, dapat disimpulkan video tersebut tidak benar alias hoaks dan masuk dalam kategori konten yang dimanipulasi.
Berita Terkait
-
CEK FAKTA: Momen Romantis Arya Saloka dan Amanda Manopo Ungkap Perasaan di Acara Sahur 2023, Benarkah?
-
CEK FAKTA: Kejagung Turun Tangan, Mario Dandy dan Agnes Divonis Mati, Benarkah?
-
CEK FAKTA: Misteri Dana 300 T Terungkap, Ternyata Digelapkan Sri Mulyani, Benarkah?
-
CEK FAKTA: Ada Uang Rp 23 Triliun Masuk Kantong Anies, Sri Mulyani Bongkar Semuanya
-
CEK FAKTA: Sri Mulyani Mundur Gegara Skandal Korupsi di Kementerian Keuangan?
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Api Kepung TPA Rasau Jaya, Pemadaman Diperkuat dari Udara
-
Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel
-
El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah
-
6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten
-
Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay
-
Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi
-
Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026
-
KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai