/
Selasa, 11 April 2023 | 13:31 WIB
Presiden Jokowi memberi keterangan usai meninjau persiapan arus mudik 2023 di Pelabuhan Merak. [Suara.com/Sopian Sauri]

Presiden Jokowi atau Joko Widodo buka suara terkait pemisahan pelabuhan untuk pemudik motor dangan pemudik yang mengendari mobil pada arus mudik lebaran 2023.

Seperti diketahui, pada arus mudik lebaran 2023 nanti pemudik motor tidak diperbolehkan menyebrang ke Pulau Sumatra melalui Pelabuhan Merak.

Pemudik motor dan kendaraan logistik nantinya akan diarahkan untuk menyeberang melalui Pelabuhan Bakauheni melalui Pelabuhan Ciwandan atau Pelindo Banten.

Sementara, untuk mobil dan angkutan penumpang seperti bus diperbolehkan melalu Pelabuhan Merak. Terkait pemisahan pelabuhan sesuai kendaraan itu, Jokowi menilainya positif.

Presiden Jokowi pun mengaku sudah menanyakan semuanya secara detail karena tidak ingin kejadian tahun lalu kembali terjadi pada tahun ini.

"Tadi sudah ada penambahan pelabuhan dermaga yaitu di Pelabuhan BBJ dan Pelabuhan Ciwandan. Itu bagus, sehingga kapasitas penumpang bergerak dari 34.000, melompat menjadi 49.000 itu bagus," ungkapnya saat meninjau persiapan arus mudik lebaran 2023 di Pelabuhan Merak.

Jokowi juga memaparkan terdapat manajemen pelabuhan yang nantinya akan dikhususkan untuk sepeda motor dan angkutan barang serta mobil pribadi dan bus.

"Kemudian manajemen di lapangannya juga diatur. Pelabuhan khusus untuk sepeda motor, pelabuhan yang khusus untuk mobil dan kendaraan kecil dan bus, pelabuhan khusus untuk kendaraan berat sudah dipisah-pisah. Ini juga sangat bagus" katanya pungkasnya.

Dalam agenda Presiden Jokowi meninjau Pelabuhan Merak itu turut hadir Menteri BUMN Erick Thohor, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo, Panglima TNI Laksamana Yudo Margono, Plt Gubernur Banten, Al Muktabar dan jajaran pejabat lainnya.

Baca Juga: Viral Ribuan Kartu Indonesia Pintar Menumpuk di Lapak Rongsokan di Rangkasbitung Banten

Kontributor: Sopian Sauri

Load More