Kabar Indonesia batal menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 2023 belakangan menjadi sorotan publik.
Salah satu penyebab Indonesia batal menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 2023 karena besarnya penolakan terhadap Timnas Israel.
Di tengah kabar tersebut beredar klaim yang menyebut Presiden Jokowi berhasil mencoret Israel dari Piala Dunia U-20 2023.
Klaim tersebut tersebar melalui video yang diunggah channel youtube KAPTEN.
"MENANG TELAK !! JOKOWI BERHASIL CORET ISRAEL DARI PIALA DUNIA," tulis narasi unggahan channel youtube KAPTEN tersebut.
Sementara pada thumbnail video tersebut dituliskan Prsesiden Jokowi menang hingga Israel resmi dicoret dari Piala Dunia U-20 2023.
"JOKOWI MENANG ISRAEL RESMI DICORET DARI PIALA DUNIA," tulis thumbnail video tersebut.
Lantas benarkah Presiden Jokowi menang hingga membuat Israel dicoret dari Piala Dunia U-20? selengkapnya akan terjawab melalui artikel ini.
Penjelasan Cek Fakta
Baca Juga: CEK FAKTA: Akhirnya FIFA Putuskan Indonesia Tetap Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-20 2023, Benarkah?
Video berisi klaim Presiden Jokowi telah berhasil mencoret Israel dari keikutsertaannya di Piala Dunia U-20 tahun 2023 itu diunggah channel youtube KAPTEN.
Usai ditelusuri, terdapat beberapa cuplikan video identik seperti yang ditampilkan pada video tersebut.
Dalam video tersebut, terdapat salah satu cuplikan video yang identik dengan video unggahan channel youtube resmi KOMPASTV berjudul “Dengar Curhatan Timnas U-20, Ini Respons Presiden Jokowi!” yang tayang pada 2 April 2023.
Video tersebut menampilkan kunjungan Presiden Jokowi ke Stadion Gelora Bung Karno bersama Ketum PSSI, Erick Thohir serta Kapolri Jendral Listyo Sigit Prabowo.
Kedatangan Presiden Jokowi untuk melihat timnas berlatih pasca FIFA membatalkan Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 2023.
Selain itu terdapat cuplikan video yang identik dengan unggahan channel youtube KOMPASTV berjudul “Jokowi Geram Alat Kesehatan, CCTV hingga Sepatu Tentara Masih Impor” yang diunggah pada 25 Mret 2022.
Berita Terkait
-
Cek Fakta: Didampingi Jokowi, Ida Dayak Obati Warga Palestina yang Terluka karena Serangan Israel, Benarkah?
-
Erick Thohir Diroasting Habis-habisan Soal Indonesia Gagal Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-20
-
Panglima AD Iran: Israel Terlalu Kecil untuk Dianggap sebagai Ancaman
-
Pemudik Motor Tidak Boleh Nyebrang ke Sumatra Lewat Pelabuhan Merak, Presiden Jokowi: Itu Bagus
-
Presiden Jokowi Wanti-wanti Soal Lonjakan Pemudik pada Arus Mudik Lebaran 2023: Harus Dihitung dan Dikalkulasi!
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- PJJ Jakarta 18 Agustus 2026 Besok: Berlaku untuk Sekolah Negeri-Swasta, ASN Boleh WFH 50 Persen
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Krisis Pakan Ternak Tiap Kemarau, Negara Diminta Tak Lepas Tangan Soal Infrastruktur Air
-
Timah Rakyat Kembali Diserap PT Timah, Apa Dampaknya bagi Ekonomi Bangka Belitung?
-
Rayakan 30 Tahun Romanza, Maestro Tenor Andrea Bocelli Siap Guncang Jakarta dan Borobudur
-
5 Contoh Susunan Acara Maulid Nabi di Sekolah, Cocok untuk SD hingga SMA
-
Jika Aku Mereka: Melihat Dunia dari Sudut Pandang Penyandang Disabilitas
-
Menuju Piala Asia U-20 2027: Timnas Indonesia Ladeni Musuh Bebuyutan Malaysia
-
Di Balik El Nino 2026: Mengapa Indonesia Terancam Krisis Air dan Pangan?
-
Gempa Susulan di Flores Masih Akan Berlangsung 30 Hari ke Depan, Frekuensi Menurun
-
Terima Gratifikasi Rp20,7 Miliar, Eks Kakanwil DJP Mohamad Haniv Ditahan KPK
-
Kemarahan Publik Tak Hanya Soal Prabowo, tapi Akumulasi Masalah 10 Tahun Era Jokowi