Pertemuan Ketua Umum DPP PAN Zulkifli Hasan (Zulhas) dengan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto beberapa waktu lalu disebut merupakan langkah awal pembentukan atau penggagasan koalisi besar.
"Bisa jadi (setelahnya) akan muncul pasangan Prabowo-Zulkifli Hasan, Prabowo-Erick Thohir atau Prabowo-Airlangga," kata politisi PAN Syafrudin Budiman dalam keterangannya, Rabu (12/4/2023).
Ke depannya, menurut dia, pembentukan koalisi besar itu akan terwujud. Terutama karena telah didukung pula oleh Presiden Joko Widodo.
Koalisi tersebut juga akan menjadi koalisi yang kuat dan kompak.
"Presiden Jokowi aja mendukung dan memuji jika terbentuk koalisi besar KIB dan KKIR, apalagi juga didukung partai non-parlemen lainnya yang menyatakan siap bergabung dalam koalisi besar," ucap dia.
Mengenai penentuan nama capres dan cawapres dari koalisi besar tersebut, Syafrudin menilai hal itu bisa dibicarakan secara lebih teknis menjelang pendaftaran bakal capres-cawapres pada 19 Oktober 2023.
Ia berpendapat nama-nama bakal capres dan cawapres dari koalisi besar bisa berubah. Terutama jika PDI Perjuangan ikut bergabung.
Meskipun begitu, sebagai kader PAN, Syafrudin mendukung Prabowo dan Zulhas atau Prabowo dan Erick Thohir sebagai bakal capres-cawapres yang diusung oleh koalisi besar.
"Kalau saya pribadi sebagai kader PAN, lebih cocok Prabowo-Zulkifli Hasan atau Prabowo-Erick Thohir."
Baca Juga: Bertemu Menhan Prabowo Subianto, Habib Jafar Singgung Nasionalisme Anak Muda
"Apalagi Presiden Jokowi sudah memberi sinyal selalu mengajak Prabowo, Zulkifli Hasan, dan Erick Thohir saat kunjungan kerja," ujarnya.
Sebelumnya, Zulhas mengunjungi kediaman Prabowo Subianto di Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, Sabtu (8/4) pada pukul 15.00 WIB.
Ia didampingi Wakil Ketua Umum PAN Viva Yoga Mauladi, Asman Abnur, dan Yandri Susanto.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
Gugat Aturan Gelar Pahlawan Nasional ke MK, Trah Sultan HB II Bongkar Dugaan Penjegalan
-
Warga Sleman Mengeluh Mati Listrik Tiap Hari, PLN Buka Suara dan Beberkan Penyebabnya
-
Sambut HJB ke-544, Jurnalis Se-Bogor Raya Siap Adu Taktik di Lapangan Hijau Sentul
-
Bawa Pesan Khusus dari Prabowo untuk Jokowi? Ini Fakta Pertemuan Didit Hediprasetyo di Solo
-
Nenek 80 Tahun di Sedayu Bantul Tewas Tercebur Sumur Saat Menimba Air
-
Pramono Siapkan 500 Ondel-Ondel Karya Desainer Top untuk Rayakan 5 Abad Jakarta
-
Niat Cari Untung Malah Buntung: Air Ciujung Tercemar, Modal Obat Padi Bengkak Dua Kali Lipat
-
Tolak Militerisasi Sipil hingga Kenaikan BBM, Mahasiswa Kepung DPRD Jatim Kritik Kebijakan Prabowo
-
Migrasi Pertamax ke Pertalite Mulai Terjadi di Jogja, Pasokan BBM Subsidi Ditambah 18 Persen
-
Irma Suryani: Program MBG Bisa Jadi Mudarat Jika Salah Sasaran dan Tak Dikelola Profesional