Sebuah video yang memperlihatkan aksi persekusi olah sejumlah warga terhadap dua perempuan pemandu karaoke, viral di media sosial. Peristiwa itu terjadi di Pesisir Selatan, Sumatera Barat (Sumbar), pada Sabtu (8/4/2023).
Polisi pun meminta pelaku persekusi segera menyerahkan diri. Polisi menilai perbuatan pelaku melanggar hukum dan hak asasi manusia (HAM).
"Kita imbau kepada para pelaku agar segera menyerahkan diri," kata Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Dwi Sulistyawan, Kamis (13/4/2023).
Dalam rekaman video yang viral, tampak warga mengarak korban, lantas menceburkan dua pemandu karaoke itu ke laut.
Polisi telah mengantongi bukti rekaman kamera pengawas atau CCTV hingga video saat kejadian. Sehingga tak kesulitan mengidentifikasi pelaku.
"Sampai sekarang pelaku belum ada yang kami amankan. Kasus ini kini ditangani Polres Pesisir Selatan," ucap Dwi.
Sebelumnya, Kasatreskrim Polres Pesisir Selatan AKP Hendra Yose menduga aksi persekusi terhadap dua pemandu karaoke tersebut dipicu oleh adanya kafe yang buka saat Ramadhan.
"Faktar karena wanita di kafe yang buka juga saat bulan Ramadhan. Sehingga warga marah," kata dia, Selasa (11/4/2023).
Dalam video yang beredar, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 23.00 WIB, dan terdengar rintihan korban yang meminta ampun dan mengaku tidak ada berbuat hal yang macam-macam.
Baca Juga: Viral Paras Cantik Pelaku Maling Motor di Magelang, Netizen: Mirip Inneke Koesherawati
Disegel Satpol PP
Sementara itu, Satpol PP Kabupaten Pesisir Selatan menutup kafe tempat 2 pemandu lagu tersebut bekerja. Penyegelan itu karena kafe itu melanggar Perda No 1/2016.
Kepala Satpol PP-Damkar Kabupaten Pesisir Selatan Dailipal mengatakan kafe tersebut menyediakan room karaoke dan perempuan pemandu lagu.
"Kafe-kafe secara umum atau yang menyediakan hiburan karaoke, room hingga pemandu lagu itu tidak ada satupun yang memiliki izin."
"Untuk mereka-mereka itu, kami terus berupaya melakukan penertiban melalui razia dan patroli," ujar Dailipal kepada wartawan, Kamis (13/4/2023).
Menurut Dailipal, kafe tempat perempuan itu bekerja sebelumnya tidak menyediakan room karaoke dan pemandu lagu. Ia mengakui hal ini luput dari pengawasan.
"Dulu kafe ini tidak pakai room dan perempuan pemandu. Hanya karaoke lepas saja. Karena Covid-19 dulu, kami tidak melakukan cek lagi ke sana. Tahu-tahu terbongkar ternyata sudah ada room karaoke," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Fotonya Diedit Tanpa Izin, Tessa Kaunang Somasi Sandy Tumiwa
-
Xiaomi Smart Band 10 Pro: Gelang Pintar dengan Fitur Kesehatan Lengkap dan Baterai Super Awet
-
Eks Tahanan May Day Tantang Budiman Sudjatmiko, Diskusi Indonesia Emas di Semarang Memanas
-
Fete de la Musique 2026 Digelar di Yogyakarta, 5 Musisi Lokal Meriahkan Kolaborasi Indonesia-Prancis
-
5 Moisturizer PDRN Rekomendasi Dokter untuk Bantu Samarkan Keriput dan Kerutan
-
Puasa Asyura Berapa Hari? Ini Jadwal serta Bacaan Niatnya dalam Arab dan Latin
-
Rambut Rontok Pakai Hair Tonic atau Hair Serum? Pahami Beda Fungsi Keduanya
-
Bantu Atasi Rambut Rontok, Intip 3 Produk Hair Care Andalan Abel Cantika
-
Review Film Mata Jiwa: Potret Kaum Marginal dan Akar Empati Tiyo Ardianto
-
Live Action Terbaru Junji Ito Mulai Tayang Juli, IVE dan 10CM Isi Lagu Tema