Kelakuan para pemudik motor yang menyeberang dari Pelabuhan Ciwandan atau Pelindo Banten, ke Pelabuhan Bakauheni tak pernah habis dari cerita unik.
Pelabuhan Ciwandan beberapa hari ini dipenuhi pemudik motor lantaran mereka kini tidak diperbolehkan melintas melalui Pelabuhan Merak, Kota Cielgon Banten.
Seperti dini hari H-5 lebaran, ribuan pemudik kendaraan roda dua memadati kantong parkir yang tersedia di Pelabuhan Ciwandan, Senin (17/4/2023) sekira pukul 03.00 WIB.
Dari ribuan pemudik motor yang ada, Futra (45) salah seorang pemudik motor asal Bekasi mencuri perhatian pemudik lainnya lantaran bukannya memaluk pasangan sepanjang perjalanan, ia justru asik menggendong ayam bangkok betina.
Ayam betina itu digendongnya dengan tas khusus ayam yang berwarna biru. Tampak dari depan ekor ayam tersebut terlihat, sementara kepalanya bersembunyi di dalam tas.
Futra mengatakan, ayam yang digendongnya merupakan ayam kesayangannya yang ia pelihara di rumah.
Ia merasa kasian jika ayamnya ditinggal mudik ke kampung halam.
"Ayam ini peliharaan mau dibawa ke kampung, Kasian kalau ditinggal, soalnya disana ga ada yang ngurusin makanya dibawa mudik," kata Futra, di Pelabuhan Ciwandan.
Farhan mengungkapkan, ayam peliharaannya itu sudah peranakan dan menguntungkan bagi dirinya.
Baca Juga: Pemudik Motor Asal Jogja Rela 24 Jam Berkendaara Demi Bertemu Orang Tua
"Ayam ini sudah pernah peranakan, beberapa kali, dah beberapa kali motong juga dan dijual," katanya.
Karena itu, dirinya tidak tega ayamnya ditinggal pergi pulang kampung ke Lampung Barat.
Ia mengaku istrinya sudah mudik lebih awal menaiki bus, sementra dirinya menyusul dengan ayam kesayangannya.
"Mudik sendiri, istri udah pulang duluan naik bus, saya hanya ditemani ayam," katanya.
Sementara itu, dalam perjalann mudiknya ke Pelabuhan Ciwandan, drinya mengaku melewati jalur Kota Cilegon tepatnya jalan protokol.
"Tadi lewat jalan Kota Cilegon (protokol) tidak melewati JLS," jelasnya.
Kontributor: Sopian Sauri
Berita Terkait
-
Pemudik Motor Asal Jogja Rela 24 Jam Berkendaara Demi Bertemu Orang Tua
-
Truk Logistik Dialihkan ke Pelabuhan Merak karena Sudah Tak Tertampung di Pelabuhan Ciwandan
-
Tak Tertampung di Pelabuhan Ciwandan, Kemenhub Alihkan Truk Logistik ke Pelabuhan Merak Asalkan..
-
Cerita Pembuatan Alquran Raksasa di Ciwandan Cilegon, Ditulis Satahun Penuh Usai Salat Tahajud
-
Makam 7 Sumur 7 di Kramatwatu Banyak Disalahgunakan Peziarah
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 4 Bedak Padat Wardah yang Tahan 12 Jam, Coverage Tinggi dan Nyaman Dipakai Seharian
Pilihan
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
Terkini
-
Daerah Makin Cari Cara Tak Bergantung Dana Pusat, Fiskal Jadi Fokus APEKSI Kalimantan
-
Blackout Sumatra Berulang, Ketahanan Sistem Kelistrikan Nasional Kembali Dipertanyakan
-
Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien
-
Harga Sawit Anjlok Pasca Pidato Prabowo, PKS di Riau Diimbau Beli TBS Sesuai Aturan
-
Heboh! Bocah Tertangkap Curi Dompet Menangis Minta Diviralkan
-
Mendagri Tito: Mayoritas Wilayah Terdampak Banjir di Sumatera Berangsur Normal
-
Maimon Herawati Ungkap 'Silent Hero' di Balik Bebasnya 428 Relawan Global Sumud Flotilla
-
Guru Honorer di Riau Mengajar hingga Akhir 2026, Gaji Diambil dari Dana BOS
-
Janji Humanis Cuma Slogan? Aksi Kasar Satpol PP Usir Tukang Es Krim di CFD Jakarta Panen Kecaman
-
Barry Likumahuwa Tampil di POP: SELAH, Ruang Ibadah Musik yang Intim di Jakarta