Wali Kota Bandung Yana Mulyana ditangkap dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Yana Mulyana diduga terlibat dalam kasus korupsi pengadaan CCTV dan internet service provider (ISP) di proyek Bandung Smart City tahun anggaran 2022-2023.
Dari kasus ini, KPK menyita beberapa barang bukti berupa barang mewah dari Yana Mulyana.
Salah satu barang mewah yang disita KPK dari Yana Mulyana ialah sneaker dengan merk Louis Vuitton dengan Cruise Charlie Sneaker 1A9JN8 berwarna campuran hitam, cokelat, dan putih.
Sepatu mewah favorit para konglomerat itu diketahui bernilai Rp 17,9 juta rupiah.
Sepatu limited edition seperti dikutip dari Suara.com dibeli Yana usai mendapatkan 'uang saku' dari Sekretaris Dishub Kota Bandung Khairul Rijal, di mana uang itu diduga berasal dari dana korupsi pengadaan Bandung Smart City.
Sekedar informasi, uang Rp17,9 juta rupiah untuk sneaker LV milik Yana Mulyana itu setara dengan cicilan rumah mewah di Kota Bandung.
Jika menelusuri di mesin pencarian Google dengan kata kunci cicilan rumah mewah, salah satu platform sempat memasang iklan rumah mewah yang berlokasi Kota Bandung.
Rumah itu berbandrol Rp4,2 miliar dengan cicilan Rp17 juta per bulan.
Kembali ke kasus dugaan korupsi Yana Mulyana, selain memiliki sneaker LV, politisi Gerindra itu juga memiliki motor Harley Davidson jenis Fatboy.
Baca Juga: Yana Mulyana Kena OTT KPK, Gerindra Singgung Coreng Citra Partai
Dalam data LHKPN tahun 2022, moge yang dimiliki Yana ini bernilai sebesar Rp 350 juta. Motor ini pun masuk dalam daftar harta dalam bentuk alat transportasi dan mesin milik Yana.
Berita Terkait
-
Soal Aduan Dugaan Maladministrasi yang Dialami Brigjen Endar, Ombudsman Siap Tindak Lanjuti
-
Intip Ruang Kerja Wali Kota Bandung Yana Mulyana yang Digeledah KPK
-
Dapat Tiga Koper Hasil Lima Jam Geledah Balai Kota Bandung, Penyidik KPK Sempat Segel Beberapa Ruangan
-
14 Hari Dipecat Firli Bahuri Dkk, Brigjen Endar: Tolong Catat, Saya Masih Ditugaskan Kapolri di KPK!
-
Brigjen Endar Adukan Pemecatannya ke Ombudsman Terkait Dugaan Maladministrasi
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
Terkini
-
Semudah Merawat Avanza, Toyota Etios Valco sama Daihatsu Sirion Mending Mana?
-
5 Fakta Senggol Berujung Maut di Cengkareng, Pegawai Toko Roti Tewas Dibacok
-
Link Live Streaming Arsenal vs Atletico Madrid: Rebut Tiket Final, The Gunners!
-
7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
-
Izin Makan Jadi Celah, Bagaimana Anggota TNI AD Kabur Saat Diperiksa Kasus Kekerasan Seksual Anak?
-
18.000 Liter Minyakita Oplosan Disita di Bengkulu, Pakai Minyak Curah dan Kemasan Diubah
-
Letjen TNI Agus Widodo Dikabarkan Resmi Jabat Wakil Kepala BIN, Gantikan Komjen Imam Sugianto
-
Bukan Oplosan, Ini Modus 'Halus' Penjualan BBM Subsidi di Kalbar yang Terungkap
-
Pelarian Berakhir! Kaur Keuangan Desa Petir Ditangkap Usai 7 Bulan Sembunyi Akibat Korupsi Rp1 M
-
Bongkar Penyebab Banjir Puncak - Cipanas, Alih Fungsi Lahan Jadi Biang Kerok