Tepat hari ini Jumat (21/4/2022) warga Muhammadiyah melaksanakan salat Idul Fitri 1444 Hijriah. Salah satunya di wilayah Bandung, yakni di Lapangan Softball, Lodaya, Kota Bandung.
Khotib Shalat Idul Fitri, Dr HA Hajar Sanusi mengatakan bahwa Hari Raya Idul Fitri tahun ini menjadi momentum untuk merekatkan tali persaudaraan di antaranya sesama Muslim, bukan untuk saling memecah belah.
"Perbedaan Idul Fitri yang saat ini kita alami, jadikan sebagai momentum untuk saling mengkaji, saling merekatkan persaudaraan, Ukhuwah Islamiyah, bukan saling menepikan di antara kita semua," katanya.
Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Barat menyelenggarakan Shalat Idul Fitri pada tanggal 21 April 2023.
Pelaksanaan Shalat Idul Fitri oleh Muhammadiyah Jawa Barat dipusatkan di Lapangan Softball Jalan Lodaya Bandung.
Shalat Idul Fitri akan di mulai pada pukul 06.30 WIB, dengan Imam dan Khotib Dr. HA Hajar Sanusi, M.Ag.
Dia mengatakan Idul Fitri adalah hari inaugurasi (pelantikan) bagi kaum Muslim menjadi manusia suci, karena demikian halnya maka seperti telah dinyatakan sebelumnya-sejak hari ini pada pundak kita terpikul tugas berat.
"Yakni, merawat nilai -nilai kesucian itu sepanjang sebelas bulan ke depan," kata dia.
Ia menuturkan selama Bulan Suci Ramadhan, Allah yang Maha Rahman menyaksikan kaum Muslim bangun di waktu sahur; Allah ‘Azza wa Jalla mendengar istighfar mereka.
Amalan tersebut tentu saja sangat layak kita lestarikan, sebab, alangkah malangnya bila pasca Idul Fitri, Allah “Azza wa Jalla justru melihat manusia tidur lelap laksana bangkai tidak bergerak.
"Bahkan mungkin saking nyenyaknya tidur, shalat subuh pun kita lakukan tidak tepat pada waktunya. Selama bulan Ramadhan bibir kita basah karena zikir dan bergetar karena berdoa, serta melantunkan ayat-ayat suci Al Quran. Betapa celakanya kalau sejak hari kemenangan ini kita gunakan bibir yang sama, untuk menggunjing orang, memfitnah sesama," kata dia.
Selama Bulan Suci Ramadhan, kata dia, seluruh umat Muslim menahan lapar dan dahaga dj siang harinya dari makanan dan minuman halal.
"Sungguh celaka kalau kemudian perut ini, lalu kita penuhi dengan makanan dan minuman haram, baik haram karena zatnya, maupun haram dalam cara meraihnya," kata dia.
Oleh sebab itu, dengan semangat Ramadhan, ia mengajak Muslim membulatkan tekad untuk berjihad menghadapi segala tantangan dan rintangan, yang mungkin dapat menjebak kita lagi dalam lumpur dosa dan kemaksiatan.
"Idul Fitri, sekali lagi saya nyatakan-adalah hari pelantikan Muslim karena lulus dari pelbagai ujian selama Bulan Ramadhan. Namun demikian mesti disadari bahwa ujian tersebut bukan yang terakhir," kata dia.
"Sebab masih terdapat ujian-ujian lain yang tengah menanti kita. Terang saja, ujian tersebut dalam bentuk dan rona yang berbeda, walaupun substansinya sama. Yakni, memelihara kesucian," lanjut dia. [Antara]
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Tabur atau Bedak Padat Dulu? Panduan Makeup Flawless Tahan Lama
- 4 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Sesuai Review Pembeli
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
- Aisyah Zakkiyah, Komisaris Baru PTPP yang Viral Punya Gaji dan Tunjangan Miliaran
- Bedak Tabur Apa yang Bikin Glowing dan Tahan Lama? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
Terkini
-
Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur
-
Jakarta Fair Kemayoran 2026 Catat Transaksi Lebih dari Rp8 Triliun, Dikunjungi 6 Juta Orang
-
Merayakan Patah Hati Paling Senyap di Buku Jatuh Cinta Diam-Diam
-
Lionel Messi Sebut Laga Kontra Inggris di Semifinal Piala Dunia Jadi Momen Spesial
-
Ranjau Politis dan Perang Proksi: Sisi Gelap di Balik Pengalihan Kasus Febrie dari Polri ke Kejagung
-
Ironi di Balik Puing Yosorati: Saat Api Melahap Gudang Plastik, Truk Damkar Terdekat Malah Mogok
-
Serangan GFS Galaxy, Jalur Dagang Dunia Mencekam Setelah Iran Tutup Paksa Selat Hormuz
-
Cemburu Buta, Pemuda Tega Bacok Tukang Ojek yang Dikira Pacar Baru Mantannya di Jati Agung
-
Rupiah Terus Anjlok, Dolar AS Naik ke Level Rp18.116
-
Penuh Ranjau Politis! Tiga Skenario Berbahaya di Balik Pengalihan Kasus Febrie ke Kejagung