Sederet nama disebut layak atau berpeluang besar menjadi cawapres pendamping Ganjar Pranowo. Nama-nama tersebut merupakan tokoh dari Nahdlatul Ulama (NU).
Di antaranya Khofifah Indar Parawan, Mahfud MD, KH Yahya Cholil Staquf, Yaqut Cholil Qoumas atau Gus Yaqut dan KH Said Aqil Siradj.
"Dari deretan nama-nama tersebut, sosok Gus Yaqut punya peluang paling besar," kata Wakil Ketua Umum PP Generasi Muda Pembangunan Indonesia (GMPI) Badi Zamanil Masnur, Kamis (27/4/2023).
Menurut Badi, banyak tokoh yang disebut-sebut pengamat politik, survei politik, maupun diliput media yang digadang-gadang sebagai cawapres pendamping Ganjar. Bahkan, partai politik dalam safarinya menggadang-gadang tokoh tertentu.
Menurut dia, Gus Yaqut merupakan tokoh muda yang layak menjadi nominator bakal cawapres pendamping Ganjar.
Adik Ketua Umum PBNU Gus Yahya itu disebut bisa menggaet pemilih dari kalangan generasi milenial dan generasi Z.
Menurut studi CSIS tahun 2022, Pemilu 2024 akan didominasi kaum generasi Z dan milenial yang rentang usianya 17-39 tahun (hampir 60 persen).
"Semua kontestan pemilu akan memperhatikan tantangan ini," kata dia.
Menurut Badi, publik berharap agar Ganjar dan pasangan cawapres nanti merupakan konfigurasi nasionalis-religius untuk dapat mewakili sebagian besar unsur bangsa ini.
Baca Juga: Dideklarasikan PPP sebagai Capres, Ini Reaksi Ganjar Pranowo
Untuk itulah, pihaknya mengusulkan kepada DPP PPP bisa mengusung Gus Yaqut sebagai cawapres Ganjar.
"Kami memiliki ekspektasi bahwa jika PPP mengusung Gus Yaqut sebagai cawapresnya Ganjar akan merekatkan kembali hubungan ideologis antara PPP-NU," kata Badi.
Antara PPP dengan NU, kata Badi, tidaklah asing satu sama lain. PPP dilahirkan NU, sedangkan Gus Yaqut kini memimpin Badan Otonom NU, yaitu GP Ansor.
"Gus Yaqut sebagai tokoh muda NU, Ketua Umum Gerakan Pemuda Ansor saat ini sanggup memimpin 10 juta Banser. Ansor dan Banser kini sanggup mengambil posisi tegas terdepan mengawal NKRI," ujarnya.
Diketahui, PPP resmi memutuskan mengusung Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo sebagai calon Presiden (capres) pada Pemilu 2024 melalui Rapimnas V yang digelar di Yogyakarta.
Adapun untuk calon pendamping diserahkan kepada DPP PPP untuk melakukan komunikasi politik kepada PDIP sebagai parpol pengusung utama Ganjar Pranowo sebagai capres.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Arus Balik Lebaran: 52.926 Penumpang Tiba di Jakarta, Pasar Senen Terpadat
-
Mengenal Staf Kepelatihan John Herdman: Dari Eks Asisten Kluivert hingga Talenta Lokal
-
Lompat di Tengah Suapan Nasi: Kisah Haru ASN Bogor Gugur Selamatkan Bocah di Pantai Padabumi
-
Rumah di Kembangan Terbakar Saat Ditinggal Penghuninya Berlebaran
-
Bukan Hoaks! Inilah Sosok 'Monster Laut' Tertangkap Kamera di Makassar
-
Drakor Memasak Final Table Umumkan Jajaran Pemain, Siap Tayang Paruh Kedua
-
Pemerintah Prioritaskan Sekolah Tatap Muka, Menko PMK: Hindari Learning Loss
-
Renungan Jujur Pasca Lebaran: Euforia Usai, Makna Apa yang Tertinggal?
-
Kenaikan Suhu Bumi Melonjak 75 Persen, Sinyal Bahaya atau Fluktuasi Jangka Pendek?
-
Nekat Bawa 18 Nyawa! Tragedi Gagal Nyalip Bus di Pangandaran Renggut Nyawa Nadila