Setelah sebelumnya beredar kabar yang mengklaim mantan Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono atau SBY ngaku korupsi hingga meminta Anas Urbaningrum dan Komisi Pemberantasan Korupsi alias KPK tidak melibatkan Ibas atas kelakuannya.
Kini beredar kabar baru berisi klaim SBY diamankan KPK. Kabar tersebut juga mengklaim hal itu terjadui karena Anas Urbaningrum gandeng Yusril Ihza Mahendra berbuah manis.
"SBY AKHIRNYA DI AMANKAN KPK, KEPUTUSAN ANAS GANDENG YUSRIL BERBUAH MANIS," unggah salah satu akun YouTube.
Lantas, benarkah SBY diamankan KPK? selengkapnya akan terjawab melalui artikel Ini.
Penjelasan Cek Fakta
Video berisi klaim mantan Presiden RI SBY diamankan KPK terkait kasus korupsi Proyek Hambalang diunggah melalui salah satu kanal YouTube.
Hal tersebut dikaitkan dengan bebasnya mantan Ketua Umum Partai Demokrat, Anas Urbaningrum beberapa waktu lalu.
Setelah dilakukan penelusuran terhadap video tersebut, tidak terdapat informasi mengenai pengamanan SBY oleh KPK. Narator dalam video hanya membacakan ulang artikel Populis yang membahas soal kebebasan Anas Urbaningrum.
"Lawan Auto Ketar-ketir, Ini Pernyataan Terbaru Anas Urbaningrum Soal Korupsi Hambalang: Saya Akan…"
Baca Juga: CEK FAKTA: SBY Ngaku Korupsi, Minta Anas Urbaningrum dan KPK Tak Seret Ibas, Benarkah?
Artikel yang diunggah pada 13 April 2023 tersebut berisi penegasan Anas Urbaningrum bahwa dirinya sama sekali tidak terlibat dalam kasus korupsi tersebut.
Ia mengatakan tidak satu peser pun uang haram itu masuk ke kantong pribadinya.
Anas bahkan mengaku dirinya berani untuk membuktikan ketidakterlibatan dirinya dalam skandal korupsi itu. Dia mengatakan pernyataannya ini bisa ia pertanggungjawabkan.
Sebelumnya, tim jaksa penuntut umum KPK menuntut Anas dihukum 15 tahun penjara. Dia juga dituntut membayar uang pengganti sebesar Rp 94 miliar dan 5,2 juta dollar AS.
Menurut KPK, uang ini senilai dengan fee proyek yang dikerjakan Grup Permai.
Kesimpulan
Tidak ada informasi mengenai pengamanan SBY oleh KPK. Narasi yang dibacakan dalam video hanya berisi penegasan Anas bahwa dirinya sama sekali tidak terlibat dalam kasus korupsi proyek Hambalang.
Karenanya, dapat disimpulkan video dengan klaim SBY diamankan KPK termasuk dalam konten yang dimanipulasi.
Berita Terkait
-
Cek Fakta: TikToker Bima Hina Presiden Soekarno, Bakal Dipolisikan oleh Megawati Soekarnoputri, Benarkah?
-
Cek Fakta: Pemain Keturunan Indonesia dari Liga Italia Nekat Sembah PSSI Demi Bisa Bela Timnas Indonesia, Benarkah?
-
CEK FAKTA: SBY Ngaku Korupsi, Minta Anas Urbaningrum dan KPK Tak Seret Ibas, Benarkah?
-
CEK FAKTA: Anas Urbaningrum Bebas, SBY Diamankan Secara Paksa KPK, Benarkah?
-
Ditanya Enak Zaman Jokowi Atau SBY, Jusuf Kalla: Kalau Waktu Zaman SBY Saya...
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan
-
Jadwal Padat Piala Presiden 2026 Diprotes Klub, Panpel Klaim Sudah Direstui AFC
-
Sambut HUT RI ke-81, PB ORADO Gelar Turnamen Bertajuk Piala Panglima TNI
-
Terancam Sanksi! FK UGM Investigasi dr. Elda Putri Soal Komentar Rendahkan Pasien BPJS