Baru-baru ini beredar kabar yang mengklaim rumah Menteri Keuangan atau Menkeu Sri Mulyani dikepung tim gabungan. Klaim tersebut bahkan menyebut Sri Mulyani dijemput paksa buntut gelapkan Rp349 triliun.
Kabar yang mengklaim Sri Mulyani dikepung tim gabungan hingga dijemput paksa buntut gelapkan Rp349 triliun tersebar melalui video yang diunggah salah satu akun Facebook.
"DIKEPUNG TIM GABUNGAN DETIK2 SRI MULTANI DIJEMPUT PAKSA BUNTUT GELAPKAN 349 T," tulis akun tersebut dalam thumbnail video.
"D3TIK² TIM GABUNGAN K€PUNG RUMAH SRI MULTANI BVNTUT TRANSAKSI 349 T. PETUGAS T3MUKAN INI," tulis narasi unggahan video tersebut.
Lantas benarkah Sri Mulyani dikepung tim gabungan hingga dijemput paksa buntut gelapkan Rp349 triliun? selengkapnya akan terjawab melalui artikel ini.
Penjelasan Cek Fakta
Judul dan narasi gambar thumbnail yang mengklaim bahwa rumah Sri Mulyani dikepung tim gabungan untuk dijemput paksa akibat dari penggelapan dana sebesar Rp349Triliun.
Usai dilakukan penelusuran, tidak ditemukan sumber pemberitaan yang valid terkait penangkapan Sri Mulyani di rumahnya.
Narator dalam video tersebut hanya membacakan tulisan artikel yang dipublikasi oleh Pikiran Rakyat yang membahas mengenai perseteruan Mahfud MD dan Sri Mulyani.
Baca Juga: CEK FAKTA: Sri Mulyani Diusir dari Rapat di DPR RI, Anggota Dewan Sebut Tak Perlu Kedatangannya
Walaupun judul dan narasi pada gambar thumbnail mengklaim Sri Mulyani dijemput paksa, namun narator dalam video tidak membahas sama sekali terkait penjemputan paksa tersebut.
Kesimpulan
Karenanya, kabar yang mengklaim tim gabungan kepung rumah Sri Mulyani buntut transaksi Rp349 triliun adalah tidak benar.
Faktanya narator dalam video tidak menyebut penangkapan Menteri Keuangan, Sri Mulyani. Narator hanya membacakan artikel dari Pikiran Rakyat mengenai perseteruan Mahfud MD dan Sri Mulyani.
Narator juga tidak membahas detik-detik penangkapan Sri Mulyani. Karena itu, dapat disimpulkan video tersebut termasuk dalam konten yang menyesatkan.
Berita Terkait
-
Cek Fakta: Breaking News! Catat Jadwal Timnas Indonesia vs Israel, Laga Panas Abad Ini, Benarkah?
-
CEK FAKTA: Ganjar Pranowo - Mahfud MD Maju di Pilpres 2024, Keputusan Final Megawati!
-
Cek Fakta: Detik-detik Pengurus Lama Ditangkap karena Utang Rp2 Miliar, PSSI Tak Kasih Ampun, Benarkah?
-
CEK FAKTA: Keputusan Anas Urbaningrum Gandeng Yusril Berbuah Manis, Akhirnya SBY Diamankan KPK, Benarkah?
-
Cek Fakta: Ruben Onsu Ungkap Nassar Kini Tidak Bisa Bicara Pasca Alami Infeksi Paru-paru, Benarkah?
Terpopuler
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- Update Posisi Hilal Jelang Idulfitri, Ini Prediksi Lebaran 2026 Pemerintah dan NU
Pilihan
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
Terkini
-
36 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 21 Maret 2026, Klaim Hadiah Spesial Lebaran Gratis!
-
Cara Cek Kondisi Oli Mesin dan Air Radiator Sendiri di Rest Area Saat Mudik dan Balik Lebaran
-
10 Kepala Daerah Ini Lebaran di Dalam Penjara
-
Benteng Pendem Cilacap: Saksi Bisu Dua Penjajah dan Destinasi Wisata Sejarah Saat Lebaran
-
Cek Fakta: Benarkah Mulan Jameela Minta Guru Jangan Menuntut Gaji?
-
Prabowo Bagikan Ribuan Sembako saat Malam Takbiran di Medan
-
Ingin Berwisata ke Lereng Merapi saat Libur Lebaran, Simak Aktivitas Vulkanik Gunung Merapi Sepekan
-
Catat! T.O.P Umumkan Tanggal Comeback untuk Album Penuh ANOTHER DIMENSION
-
Ribuan Warga Ngalap Berkah Garebeg Syawal, Tradisi Bertahan di Tengah Gempuran Modernisasi
-
Drama The 8 Show: Saat Waktu Jadi Uang dan Nyawa Jadi Taruhan