Masyarakat di Sukabumi tepatnya di Kampung Bojongkalong RT 002/001, Desa Mandrajaya, Kecamatan Ciemas tengah geger dengan tuduhan yang dialamtkan kepada pasangan suami istri (pasutri) sebagai dukun santet.
Pasutri tersebut berinisial P (65) dan E (50). Tuduhan kepada P dan E menurut Kepala Desa (Kades) Mandrajaya, Agustina Abdul Hasanudin berawal karena banyak warga yang sakit dan meninggal dunia.
Menurut Agustina kepada Sukabumiupdate--jaringan Suara.com, tuduhan kepada pasutri itu sudah berlangsung sejak setahun lalu.
"Bermula setahun yang lalu, mereka disangka memiliki ilmu santet atau teluh karena di kampung tersebut banyak yang sakit bahkan ada yang meninggal,” ungkapnya.
Akibat tuduhan itu, P kemudian tinggal terpisah dengan E. P sendiri tinggal di daerah Kesikbodas. Kesehariannya P beraktivitas dengan berkebun.
Menurut Agustina, E, pasangan dari P sempat datang ke tempat tinggalnya untuk melakukan musyawarah atas tuduhan kepada mereka.
“Intinya E ingin ada musyawarah dengan warga, E menyatakan tidak punya ilmu teluh. E tidak ingin dipisah-pisah dengan suaminya P, ”
Setelah itu sekitar 2 atau 3 hari kebelakang, P pulang ke rumahnya di Bojongkalong. “Baru 1 hari tinggal dirumah itu, ada yang melempari rumah dengan batu,” ujarnya.
Hal ini kemudian membuat E melapor kembali kepada Kades dan meminta musyawarah. Kades kemudian menggelar musyawarah pada Selasa, 2 Mei 2023.
Saat musyawarah hampir selesai, seorang pria kemudian melakukan ritual hingga membuat seorang wanita seolah kerasukan dan menyebut bahwa ia adalah jin suruhan pasutri tersebut.
2 wanita itu juga menyampaikan hal yang sama bahwa makhluk yang merasukinya adalah suruhan dari pasutri. "3 wanita yang kerasukan itu merupakan tetangganya," ujarnya.
Kondsisi semakin tidak kondusif sehingga membuat pasutri itu diselamatkan ke ke kantor Desa Mandrajaya untuk menghindari amukan massa.
Massa sempat datang ke kantor desa. Namun massa itu berangsur pergi dan ternyata melakukan perusakan rumah pasutri itu.
Berita Terkait
-
Waduh! Mau Perpanjang Kontrak Kerja, Karyawati di Cikarang Diwajibkan Staycation dengan Atasan
-
Pengakuan Mantan Pasien Dokter Wayan, Dokter di Karawang yang Tinggal di Rumah Penuh Sampah
-
Banjir Kiriman Rendam Perumahan Pondok Gede Permai Bekasi
-
Penampakan Rumah Besar Milik Dokter Wayan di Karawang yang Penuh dengan Sampah Bikin Publik Bergidik
-
Rahasia Umum, 4 Fakta Bos Pabrik di Cikarang Syaratkan Karyawati Tidur Bareng Atasan
Terpopuler
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- 15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
- Update Posisi Hilal Jelang Idulfitri, Ini Prediksi Lebaran 2026 Pemerintah dan NU
Pilihan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
-
Link Live Streaming Liverpool vs Galatasaray: Pantang Terpeleset The Reds!
-
Israel Klaim Tewaskan Menteri Intelijen Iran Esmaeil Khatib
Terkini
-
Ini Jadwal Baru Open House Idulfitri Walikota Makassar
-
Prabowo Geram! Mobil Dinas Kepala Daerah Rp8 Miliar, Padahal Jembatan Desa Ambruk
-
MUI: Muslim Wajib Jaga Keheningan Saat Umat Hindu Rayakan Nyepi
-
Sambut Idulfitri, PLN Group Berbagi Santunan untuk Anak Yatim Hingga Santri di Banggai
-
Prabowo dan Megawati Bertemu 2 Jam di Istana Merdeka, Bahas Isu Strategis hingga Geopolitik
-
Info Lokasi Salat Idul Fitri Muhammadiyah di Kota Besar Sumsel: Prabumulih, Lubuklinggau, Pagar Alam
-
Sinopsis Nightmare Bikin Merinding, Kim Nam Gil dan Lee Yoo Mi Hukum Penjahat Lewat Mimpi Neraka
-
Dekat Vatikan, Gema Takbir Idul Fitri 2026 Dirayakan Umat Muslim bersama Warga Lokal
-
Bos Djarum Michael Bambang Hartono Wafat, Ini Jadwal Lengkap Pemakamannya di Rembang
-
10 Pelanggaran Berat Anwar Sanjaya yang Dinilai Nodai Kesucian Ramadan