Belum lama ini beredar kabar berisi klaim Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto ditendang dari kabinet.
Klaim tersebut juga menyebut nasib Prabowo Subianto berakhir mengenaskan di tangan Presiden Jokowi.
“DI TENDANG DARI KEBINET KERJA, NASIB PRABOWO BERAKHIR MENGENASKAN DI TANGAN JOKOWI,” tulis narasi judul video yang diunggah akun Youtube Seputar Istana.
Lantas benarkah klaim Prabowo Subianto ditendang dari kabinet hingga nasibnya berakhir mengenaskan di tangan Presiden Jokowi?
Penjelasan Cek Fakta
Video berisi klaim Prabowo Subianto dikeluarkan dari Kabinet Kerja, unggahan ini disebarkan melalui akun Youtube Seputar Istana dengan durasi video selama 8 menit diunggah 5 Mei 2023.
Namun, setelah video tersebut diputar rupanya sang narator hanya mengulas kembali pemberitaan-pemberitaan panas mengenai persaingan Jokowi dan Prabowo di pemilu 2019 lalu.
Awal video pun juga diperlihatkan cuplikan video beberapa orang yang merekam dirinya sedang memberikan kritikan kepada Prabowo
Kesalahan informasi yang cukup terlihat adalah pada judul dituliskan bahwa Prabowo dikeluarkan dari Kabinet Kerja, padahal Prabowo sendiri baru dilantik menjadi menteri ketika di Kabinet Indonesia Maju.
Baca Juga: Erick Thohir Digadang Jadi Kandidat Kuat Cawapres Ganjar atau Prabowo, PSSI Bakal Ganti Ketum Lagi?
Kabinet Kerja adalah kabinet masa pemerintahan Jokowi pada periode 2014-2019.
Apabila kita melihat website resmi Presiden Republik Indonesia, di situ kita akan dapat melihat jajaran menteri yang menjabat di Kabinet Indonesia Maju yang mana Prabowo Subianto masih menjabat sebagai Menteri Pertahanan.
Kesimpulan
Informasi yang dibagikan tersebut merupakan informasi yang tidak benar, karena Prabowo Subianto baru menjadi menteri di Kabinet Indonesia Maju dan hingga kini pun ia masih menjabat sebagai menteri di kabinet ini.
Karenanya dapat disimpulkan, Video berisi klaim Prabowo Subianto ditendang dari kabinet kerja masuk dalam kategori konten yang menyesatkan.
Berita Terkait
-
CEK FAKTA: Innalillahi, Pengacara Kondang Hotman Paris Meninggal Dunia, Benarkah?
-
CEK FAKTA: Ari Wibowo Mualaf Usai Cerai dengan Inge Anugrah, Langsung Foto dengan Gus Miftah dan Ustaz Abdul Somad
-
Cek Fakta: KPK Bikin Anies Baswedan Gagal Nyapres, Surya Paloh Ngamuk Menangis Histeris, Benarkah?
-
CEK FAKTA: Erick Thohir Murka Bendera Indonesia Terbalik, Kamboja Ditindak Tegas, Benarkah?
-
Cek Fakta: Timor Leste Bantai Timnas Indonesia dengan Telak di SEA Games 2023, Benarkah?
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Harga DMO Batu Bara Dirombak, Apa Dampaknya bagi PTBA dan PLN?
-
Pelaku Penyekapan Tragis Bandung Ditangkap, Dedi Mulyadi Puji Gerak Cepat Polda Jabar
-
Harga Karet Sumsel Tetap di Atas Rp40 Ribu saat Dolar Menguat, Kok Petani Belum Lega?
-
Gudang Balepress Rp16,4 Miliar Diamankan di Kalbar, Kenapa Pemiliknya Misterius?
-
Polda Jabar Tangkap Taufik Hidayat di Bandung Raya
-
Segera Hadir, Film Sekolah Rakyat Angkat Kisah Dramatis dari Kehidupan Nyata
-
Tak Diperpanjang, Bangkok United Bongkar Kondisi Pratama Arhan di Akhir Kontrak
-
Curiga Alibi Jatuh di Kamar Mandi, Penjaga Kos di Bandung Diancam Usai Bongkar Kejahatan Pelaku
-
Soal Blok Andaman, Kapolda Aceh Jamin Investasi di Aceh Aman dan Nyaman
-
Sensus Ekonomi DIY Baru 9 Persen, Dibayangi Kekhawatiran Pajak hingga Penolakan Warga