Insiden bendera Indonesia terbalik membuat masyarakat geram dengan penyelenggara turnamen olahraga multi event SEA Games. Bahkan kejadian tersebut membuat Ketua PSSI Erick Thohir murka.
Insiden bendera Indonesia terbaik sebelumnya pernah terjadi pada SEA Games Malaysia 2017. Kali ini hal serupa kembali terulang saat opening ceremony SEA Games di Kamboja.
Bendera yang seharusnya dipasang merah putih, namun terbalik menjadi putih merah. Kejadian itu membuat Erick Thohir murka seperti klaim yang disampaikan dalam video yang diunggah kanal YouTube Candu Bola.
"Kelakuan Kamboja Balik Bendera Indonesia, Erick Thohir akan tindak tegas" tulis akun tersebut sebagai judul video unggahannya, Sabtu (6/5/2023).
Sementara, pada thumbnail video tersebut ditulis Erick Thohir murka atas kejadian itu. "Bendera Indonesia Dibalik, Buat Pak Erick Murka" tulis akun tersebut sebagai thumbnail video yang diunggahnya.
Lantas benarkah video yang telah ditonton 1,8 ribu kali yang mengklaim Erick Thohir Murka dengan insiden bendera Indonesia terbalik hingga akan menindak tegas Kamboja?
Penjelasan Cek Fakta
Usai dilakukan penelusuran insiden bendera Indonesia terbalik memang terjadi, namun tidak ada penjelasan soal kemarahan Erick Thohir.
Bukannya menjelaskan tindakan yang dimaksud dalam judul dan thumbnail video. Narator dalam video tersebut malah lebih banyak membahas tentang insiden bendera Indonesia terbalik.
Baca Juga: Erick Thohir Digadang Jadi Kandidat Kuat Cawapres Ganjar atau Prabowo, PSSI Bakal Ganti Ketum Lagi?
Sedangkan, klaim yang ditulis Ketua Umum PSSI Erick Thohir murka tidak dijelaskan sama sekali oleh narator dalam video tersebut.
Kesimpulan
Berdasarkan penjelasn cek fakta di atas Erick Thohir Murka dengan insiden bendera Indonesia terbalik hingga akan menindak tegas Kamboja adalah tidak benar.
Karenanya, dapat disimpulkan bahwa kemarahan Erick Thohir tidak dapat dibuktikan kebenarannya sehingga dapat dikatakan hoax.
Berita Terkait
-
Cek Fakta: Timor Leste Bantai Timnas Indonesia dengan Telak di SEA Games 2023, Benarkah?
-
Cek Fakta: Rizieq Shihab Tuding Penembakkan Kantor MUI sebagai Orderan, Benarkah?
-
CEK FAKTA: Syahrini Hamil Anak Pertama, Reino Barack Pamer Hasil USG di Depan Publik, Benarkah?
-
Erick Thohir Digadang Jadi Kandidat Kuat Cawapres Ganjar atau Prabowo, PSSI Bakal Ganti Ketum Lagi?
-
Erick Thohir Bawa Kabar Baik, Naturalisasi Ivar Jenner dan Rafael Struijk Segera Rampung
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
MBG Bisa Dijalankan Tanpa Ganggu Kondisi Fiskal, Begini Caranya
-
Koleksi Terbaru Musim Panas 2026, Pedro Tawarkan Gaya Pesisir yang Ringan, Elegan, dan Timeless
-
Cuma di Jakarta, Penonton Konser Westlife Bisa Bawa Pulang Gelang LED Eksklusif
-
Skandal QRIS Rp2,5 Miliar di Medan, Korban Minta Keadilan
-
Nelayan Tak Boleh Dilupakan, Prabowo Janjikan Perbaikan Kesejahteraan Nasional
-
Pembagian Daging Kurban Berapa Kg untuk Tiap Penerima? Ini Ketentuan Sesuai Syariat
-
Lagi Butuh Healing? 7 Destinasi Spa Mewah di Western Australia Ini Bikin Pikiran Reset Total
-
Percabulan di Pati: Pak, Anjing Saya Saja Tidak Seperti Itu
-
Studi Ungkap Cuaca Ekstrem Bisa Pangkas Jarak Tempuh Mobil Listrik dan Mobil Hybrid
-
Prabowo di Gorontalo: Indonesia Kuat, Tak Panik Hadapi Gejolak Dunia karena Swasembada Pangan