Kasus Obay (42) predator seksual yang berkedok sebagai guru ngaji di Sukabumi saat ini memasuki tahap pengembangan kasus. Sampai saat ini ada 5 korban yang menjadi korban pelecehan seksual Obay.
Polisi saat ini membuka posko pengaduan karena khawatir jumlah korban dari Obay lebih dari 5 orang. Apalagi diketahui bahwa si predator seksual itu sudah melakukan aksi kejinya selama 5 tahun.
"(Dugaan korban bertambah) kita akan membuat posko apabila ada masyarakat yang menjadi korban,” ujar AKBP Ari seperti dikutip dari Sukabumiupdate--jaringan Suara.com
Berdasarkan pengakuan tersangka, saat ini kata Ari, korban yang tercatat ada 5 orang, namun demikian pihaknya akan terus mengembangkan kasus tersebut.
"Kita akan kembangkan lagi, keterangan dari pelaku hanya lima orang. Kita akan laksanakan trauma healing, ya kita laksanakan sampai dengan anak tersebut secara psikologis bisa melupakan kejadian ini,” ucapnya.
Sebelumnya, kasus pelecehan seksual yang dialami 5 orang anak dilakukan Obay, seorang guru privat mengaji di Sukabumi.
Dalam menjalankan aksi kejiya, Obay mengiming-imingi calon korbannya dengan memberi air doa yang dikatakan akan membuatnya pintar.
Berita Terkait
-
Kasus Pelecehan di Atlantis Ancol, Lapor ke Polres Jakut Malah Dibilang: Gak Ada Bukti Korban Telanjang
-
Geger Cerita Pelecehan Seksual di Lingkungan Kantor, Korban Dipersulit Saat Akan Resign hingga Alami Ini
-
Mahasiswi di Depok Jadi Korban Pelecehan Seksual, Netizen Salahkan Korban Pakai Rok Mini
-
Dinar Candy Pernah Alami Pelecehan Seksual, Ada Artis Gesekin 'Itunya'
-
Video Prank-nya Dikritik Dinilai Menjurus Pelecehan Seksual, Ini Klarifikasi Talitha Pavita
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Kereta Gantung Sepanjang 8 KM Bakal Dibangun di Kawasan Prambanan Sleman, Investasinya Rp200 Miliar
-
Cara Paufazz Bantu UMKM Cari Cuan Tambahan
-
Jelang Akhir Pekan, Harga Emas Antam Turun Tipis Jadi Rp 2.839.000/Gram
-
Pemkab Sleman Pastikan Stok Hewan Kurban Aman Meski Permintaan Diprediksi Melonjak
-
MARK Tebar Dividen Rp50 per Saham, Cek Jadwalnya di Sini
-
Dukung HKI, Menekraf Teuku Riefky Sebut Shopee Motor Baru Ekonomi Sektor Penerbitan
-
Prabowo 'Pamer' Proyek 100 GW Surya RI di ASEAN, Ingatkan Ancaman Krisis Energi
-
Dugaan Pencabulan Anak di Bawah Umur di Sleman, Dua Pemuda Diamankan Polisi
-
5 Pengharum Ruangan Wangi Premium Tahan Lama, Sensasi ala Hotel Mewah Bikin Betah
-
Ancaman PMK Mengintai, Wakil Ketua DPRD Jateng Dorong Pemeriksaan Ketat Hewan Kurban