/
Selasa, 04 April 2023 | 10:16 WIB
Ilustrasi pelecehan seksual. (Pexels)

Aksi pelecehan seksual dialami seorang karyawati yang bekerja di salah satu perusahaan di kota Bandung, Jawa Barat. Cerita korban alami pelecehan seksual disampaikan oleh akun Instagram @mauludynna.

Perisitwa pelecehan seksual yang dialami korban terjadi pada Selasa 14 Maret 2023 dan terjadi di lingkungan kantor, tempat pelaku dan korban bekerja. 

Menurut kronologis yang disampaikan korban, aksi keji pelaku kepada korban juga terjadi saat masih jam kantor sekitar pukul 17:30 WIB. 

"Saya mengalami pelecehan seksual pada Selasa, 14 Maret 2023 sekitar pukul 17.30 WIB, sebelum jam operasional kerja selesai pada 18.00 WIB. Lokasinya berlangsung di ruang kerja yang diisi oleh para staff Department Creative & Media," jelas korban seperti dilihat dari postingan kronologi yang dishare akun Twitter @aneeewww. 

Korban mengatakan bahwa saat peristiwa terjadi, ia tidak hanya berdua dengan pelaku namun ada juga saksi lainnya yang berjumlah tiga orang. 

Menurut korban, ia sangat yakin CCTV kantor merekam bagaimana pelaku melakukan pelecehan kepadanya. Dijelaskan korban bahwa, pelaku tiba-tiba mendekati meja korban. 

"dan secara tiba-tiba dari arah pinggir kiri menuju kursi yang saya duduki, dengan gerakan cepat langsung menggigit leher kiri saya," jelas korban. 

Mendapat pelecehan seksual seperti itu, korban reflek langsung marah dan berteriak ke arah pelaku. Korban lalu menendang pelaku sebagai respon perlawanan atas tindakan pelaku. 

"Namun pelaku berhasil menahan kaki saya dengan memegang betis kanan saya dan mendorong saya sehingga menjauhi dari jangkauan CCTV," jelas korban. 

Baca Juga: Amy Qanita Yakin Raffi Ahmad Tak Terlibat Pencucian Uang Rafael Alun: Dia Kerja Setengah Mati

Korban sampai terpojok ke arah kamar mandi dengan pintu terbuka. Menurut korban, pelaku dengan sengaja menggiringnya untuk masuk ke dalam toilet. 

Korban berteriak meminta pertolongan. Korban berharap ada bantuan, apalagi lokasi toilet berada dekat dengan ruangan HRD. 

"Saya berteriak meminta pertolongan, namun tidak dihiraukan oleh siapa sama sekali, termasuk 3 (tiga) orang yang saya sebutkan di atas," jelas korban. 

Korban akhirnya bisa melawan pelaku dan berhasil keluar dari kantor. Keesokan harinya, korban masih berusaha tegar meski kondisi jiwa yang berantakan karena aksi keji pelaku. 

"Keesokan harinya, Rabu 15 Maret 2023, saya masih tetap duduk di meja yang bersebelahan dengan pelaku selama 2 (dua) minggu dan pelaku tidak merasa bersalah sama sekali," jelas korban. 

Korban Ingin Resign Dipersulit

Load More