Partai Ummat resmi daftarkan 580 bakal calon legislatif (bacaleg) ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) kemarin, Kamis 11 Mei 2023 untuk mengikuti Pemilu 2024.
Partai yang dipimpin oleh Ridho Rahmadi usung target mencapai keterisian kursi parlemen sebanyak 11 persen. Untuk bisa memenuhi target tersebut, Partai Ummat usung sejumlah nama yang populer di tingkatan nasional dan daerah, salah satunya ialah Habib Muhsin Alatas.
"Di beberapa tempat hampir seluruh kekuatan tokoh-tokoh lokal yang memang punya basis kuat di provinsi itu kami tempatkan," kata Ketua Bappilu Partai Ummat Taufik Hidayat.
Habib Muhsin Alatas merupakan eks ketua DPD FPI DKI Jakarta dan juga sempat bergabung ke Partai Bulan Bintang (PBB). Pada 30 Januari 2019, ia memutuskan mundur sebagai kader PBB.
Nama Habib Muhsin Alatas tentu tidak asing saat momen Pilkada DKI 2017. Saat kasus penistaan agama menimpa Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok memasuki ke persidangan, Muhsin Alatas menjadi saksi kedua yang dihadirkan JPU.
Kesaksian dari Muhsin Alatas ini kemudian berbuntut panjang lantaran pengacara Ahok kemudian mempolisikannya karena diduga memberikan keterangan palsu.
Salah satu pengacara Ahok, Wayan Sudirta saat itu mempermasalahkan kesaksian Muhsin Alatas yang mengatakan bahwa dirinya menerima pesan singkat atau telepon dari warga Kepulauan Seribu terkait kasus penistaan agama Ahok.
Muhsin Alatas saat itu klaim pesan singkat tersebut sebagai dasar untuk melaporkan Ahok dengan tuduhan penistaan agama.
Tim kuasa Ahok saat itu juga mempermasalahkan keterangan Muhsin yang klaim dirinya perwakilan 39 anggota ormas yang laporkan Ahok.
Baca Juga: CEK FAKTA: Duet Ganjar Pranowo-Ahok Maju di Pilpres 2024, Surya Paloh dan Anies Ketar Ketir
Wayan kemudian tuding Muhsin Alatas tidak bisa membuktikkan hal tersebut. "Dia tak bisa buktikan ketika kita tanya datanya bahwa dia mewakili 39 ormas," jelasnya.
Wayan sebut Muhsin Alatas langgar hukum karena telah memberikan keterangan palsu terkait hal itu.
Berita Terkait
-
Survei Indikator Politik Indonesia: Tak Hanya Cawapres, Ridwan Kamil Banyak Dipilih Sebagai Calon Gubernur DKI Jakarta
-
Survei Indikator Politik: Ahok hingga Gibran Potensial Jadi Cagub DKI Jakarta 2024
-
Kelakar Luhut ke Surya Paloh: Tawarkan Ahok untuk Jadi Cawapres Anies Baswedan
-
NasDem Tak Tanggapi Serius Nama Ahok jadi Cawapres Anies, Willy Aditya: Ah Situ Lucu-lucuan Tuh
-
Gak Punya Tokoh Tenar Andalan, Partai Garuda Tetap Pede Bisa Lolos ke Parlemen di Pemilu 2024
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Profil Mojtaba Khamenei: Sosok Kuat Penerus Ali Khamenei, Calon Pemimpin Iran?
-
Iran Akui Ayatollah Ali Khamenei Meninggal Dunia, Umumkan Masa Berkabung 40 Hari
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
Terkini
-
Jadwal Buka Puasa Pekanbaru dan Sekitarnya, Minggu 1 Maret 2026
-
Dolar AS Makin Mahal, Cek Kurs Terbaru di Bank Mandiri hingga BCA
-
Menteri Tegaskan Bandung Harus Punya Pabrik Listrik dari Sampah
-
Mahasiswa Bekasi Diciduk Polisi, Ternyata Pengedar Tembakau Sintetis Rumahan
-
Dituding Pansos Usai Singgung Istri Virgoun Hamil Duluan, Begini Pembelaan Luna Alhamdy Putri
-
Jadwal Buka Puasa Bandar Lampung 1 Maret 2026 Disertai Waktu Sholat Hari Ini
-
Garuda Indonesia Stop Sementara Penerbangan Doha
-
Apa Itu Gelar Ayatollah yang Disandang Ali Khamenei, Pemimpin Tertinggi Iran?
-
Mengapa Amerika Menyerang Iran? Ali Khamenei Tewas dalam Serangan Rudal
-
Representasi Trauma Pengasuhan dalam Balutan Horor Sci-Fi pada Novel Sesuk