/
Senin, 15 Mei 2023 | 14:51 WIB
Habib Bahar bin Smith (Foto: ANTARA)

Kuasa Hukum Habib Bahar, Ichwan Tuankotta memberikan penjelasan terkait kondisi Habib Bahar bin Smit usai ditembak OTK.

Ichwan mengaku dirinya sedang melakukan koordinasi dengan pihak keluarga untuk mengatasi kasus Habib Bahar ditembak

"Saat ini kita sedang kordinasi dengan keluarga," papar dia. 

Kuasa Hukum menyebut, akan memberikan keterangan lebih lanjut soal kasus Habib Bahar ditembak. 

"Sabar, beliau sehat dan kami akan memberikan keterangan agar informasi tidak tercecer," tutup dia.

Sepak Terjang Habib Bahar bin Smith

Publik pada awal pekan ini, Senin (15/5) dikejutkan dengan kabar penembakkan yang dialami oleh Habib Bahar bin Smith di wilayah Kemang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. 

Menurut keterangan dari pihak kepolisian, Bahar bin Smith ditembak di Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) Dinas Perhubungan, Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor. 

Namun pihak kepolisian belum bisa memastikan soal kapan penembakkan itu dialami oleh Bahar bin Smith. Selain itu, hasil visum mengenai luka tersebut belum diumumkan resmi pihak kepolisian. 

Baca Juga: Sepak Terjang Habib Bahar bin Smith, Korban Penembakkan OTK di Bogor: Kelahiran Manado Berakar Keluarga Yaman

Bahar bin Ali bin Smith lahir di Manado, Sulawesi Utara pada 23 Juli 1985. Ia berakar dari keluarga Arab Hadhrami bermarga Aal bin Sumaith. 

Untuk informasi, orang Arab Hadhrami bermarga Aal bin Sumaith merupakan sekelompok penduduk nomaden yang berasal dari wilayah Hadhramaut, Yaman dan keturunan mereka membuat suatu komunitas diaspora di seluruh dunia. 

Bahar bin Smith diketahui memiliki enam orang adik, tiga di antaranya adalah Ja'far bin Smith, Sakinah Smith, dan Zein bin Smith.

Selama ini Bahar bin Smith dikenal sebagai tokoh agama yang lantang dan keras menyuarakan Amar makruf nahi mungkar di kehidupan masyarakat. 

Saat bergabung di Front Pembela Islam (FPI), sepak terjang Bahar bin Smith kerap melakukan aksi razia dan penutupan paksa tempat hiburan malam di wilayah Jakarta. 

Nama Bahar bin Smith mulai menyita perhatian publik pada 2012. Saat itu, ia bersama ratusan anggota FPI melakukan razia di Cafe De Most Pesanggrahan, Jakarta Selatan. 

Load More