/
Senin, 15 Mei 2023 | 15:52 WIB
Ketua Umum Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo mendatangi Istana Kepresidenan di Jakarta, Senin (15/5/2023). ([ANTARA/Desca Lidya Natalia])

Ketua Umum Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo membantah menyerahkan nama menteri dari Perindo ke Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat sambangi Istana Merdeka, Jakarta, Senin (15/5/2023).

"Tidak betul, tidak menyerahkan apa-apa," ujar Hary Tanoe usai 'menghadap' Jokowi di Istana Merdeka. 

"Saya hanya cukup membangun Perindo karena membangun partai itu butuh konsentrasi, butuh fokus. Jadi tugas saya membangun partai supaya bisa menjadi partai yang besar," ungkapnya.

Hary Tanoe menjelaskan kedatangannya ke Istana untuk mendampingi Paguyuban Sosial Marga Tionhoa Indonesia (PSMTI).

Ia mengaku ikut mendampingi Ketua Umum PSMTI Wilianto Tanta dan para pengusaha lainnya untuk berbicara mengenai dukungan PSMTI terhadap kepemimpinan Presiden Jokowi.

Namun Hary Tanoe mengakui sempat bicara empat mata sebentar dengan Jokowi.

"Saya ada urusan lain tadi dengan Bapak Presiden, tadi sebentar (bicara empat mata) setelah acara PSMTI tadi," kata dia.

Sedangkan untuk PSMTI bersikap mendukung program pembangunan Presiden Jokowi.

"Kalau sikap PSMTI mendukung apa yang sudah dilakukan beliau dan yang diharapkan ada kontinuitas, secara implisit memang seperti itu, apa yang didukung beliau pasti didukung PSMTI," tambah Hary Tanoe.

Baca Juga: CEK FAKTA: Niat Busuk Terbongkar! Presiden Jokowi Usir Prabowo Keluar Istana Negara, Benarkah?

Load More