/
Selasa, 16 Mei 2023 | 14:49 WIB
Raffi Ahmad dan Nagita Slavina (Instagram.com/@raffinagita1717)

Suami Nagita Slavina, Raffi Ahmad baru-baru ini membicarakan salah satu bisnisnya di bidang olah raga yakni, RANS PIK Basketball.

Seperti diketahi, RANS PIK Basketball milik Raffi Ahmad belakangan diincar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) buntut keberadaan menantu Rafael Alun Trisambodo, Jeremy Imanuel Santoso sebagai presiden klub.

Raffi Ahmad memastikan menantu Rafael Alun Trisambodo itu tidak terlibat lagi dalam susunan kepengurusan tim.

"Jeremy sementara sudah mengundurkan diri," kata Raffi Ahmad, saat ditemui di kawasan Jalan Kapten P Tendean, Jakarta Selatan, dikutip dari matamata.com (Jaringan Suara.com), Selasa (16/5/2023).

Suami Nagita Slavina itu beralasan ingin memberi waktu bagi Jeremy Imanuel Santoso untuk menyelesaikan masalah lebih dulu.

"Biar selesai dulu lah masalahnya," ujar Raffi Ahmad.

Karenanya, Raffi Ahmad memastikan Jeremy Imanuel Santoso tidak ada kaitannya lagi dengan RANS PIK Basketball untuk sementara waktu. 

"Sudah enggak, sudah non aktif," imbuh Raffi Ahmad.

Sebelumnya, Raffi Ahmad menerima Jeremy Imanuel Santoso lagi setelah bisa membuktikan dirinya tidak terlibat dalam praktek pencucian uang ayah mertuanya, Rafael Alun Trisambodo. 

Baca Juga: Kembali Viral Ucapan Ayu Ting Ting, Siap Gantikan Nagita Slavina Untuk Jadi Istri Raffi Ahmad: Perempuan Jahat

"Kita doakan saja, semoga selesai masalahnya," kata Raffi Ahmad.

Seperti diketahui, KPK sedang menelusuri aliran dana Rafael Alun Trisambodo yang diduga melakukan pencucian uang dari hasil korupsi selama bekerja di Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak. 

KPK pun turut memasukkan RANS PIK Basketball milik Raffi Ahmad sebagai salah satu aset yang dicurigai menerima aliran dana Rafael Alun Trisambodo. 

Dugaan tersebut mencuat lantaran Presiden RANS PIK Basketball, Jeremy Imanuel Santoso merupakan menantu Rafael Alun Trisambodo yang diduga ikut menerima aliran dana gelap untuk memodali klub basket tersebut.

"Semua intinya akan kami telusuri. Jadi mau ke keluarganya, anaknya, keluarga orangtuanya, temannya dan segala macam," terang Plt. Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur di Gedung KPK baru-baru ini.

Load More