Beredar video yang memperlihatkan seorang preman kampung diduga memalak pekerja tower telekomunikasi. Pada narasi disebutkan bahwa peristiwa ini terjadi di Blokang, Sukatani, Kabupaten Bekasi.
Pada video yang diunggah akun Tiktok @gitamustika11 dan di-repost akun Instagram @kabarnegri terlihat seorang pria berbadan gempal dengan kaos hitam lengan panjang berteriak memaki pekerja tower BTS.
"Turun gak lu," teriak si preman kampung diakhiri dengan kalimat makian.
Pada video berdurasi 13 detik itu memang tidak terekam momen saat si preman kampung memalak pekerja tower BTS tersebut.
Video yang di unggah oleh akun Tiktok Gita Muskita Ariefin (@ gitamustika11) bernarasikan,
"Oknum ORMAS malakin pekerja telekomunikasi di daerah Blokang Kab. Bekasi," tulisnya pada Kamis (25/05/2023).
Dijelaskan untuk detail lokasi video ini tidak disebutkan hanya tertulis di Blokang.
Hingga saat ini, belum bisa di konfirmasi terkait kronologi dan Pria yang di sebutkan Oknum Ormas oleh akun tersebut.
Video ini pun membuat geram netizen yang melihat dan meminta aparat kepolisian untuk bertindak tegas kepada oknum ormas yang kerap memalak.
Baca Juga: CEK FAKTA: Video Syur Viral, Rebecca Klopper Akhirnya Buka Suara Didampingi Fadly Faisal Malam Ini
"Paling ntr bkin surat bermaterei selesai bgtu aj trus smp kiamat ... ga ada tegas2nya aparat kita sma mereka," komentar salah satu netizen.
"Selama ga ada contoh dikasih bedil kakinya trs dipenjara, org2 model begini bakal ada terus," sambung akun lainnya.
"Bekasi, Kota seribu pabrik dan seribu ormas dan sering terjadi gesekan ormas antar ormas atau dgn pekerja, bahkan kmarin blm lama juga ada gesekan dgn pesepeda motor yg lewat, renov rumah subsidi dipalak, bawa matrial dipalak, bangun jalan dipalak, kalau lg mabuk malak anak kost2an," tambah akun lain.
Berita Terkait
-
Fakta-Fakta Bule Jerman Bugil Saat Pagelaran Tari di Gianyar Bali
-
Ngeri! Lansia yang Lerai Tawuran di Bekasi Dibacok, Pelaku Masih Berusia Belasan Tahun
-
Pembuat Running Text Bertuliskan Plt Wali Kota Bekasi Bobrok Bakal Dilaporkan ke Kepolisian?
-
Penampilan Fuji Pakai Gelang Hermes Jadi Sorotan, Warganet: Gak Pantes, Keliatan Barang KW
-
Plt Wali Kota Bekasi Bobrok, Warganet: Faktanya Memang Begitu
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis