Jelang hadapi Palestina dan Argentina pada FIFA Matchday, pemain naturalisasi Timnas Indonesia, Sandy Walsh ungkap sudah tidak sabar untuk bisa memperkuat tim Merah Putih.
Sandy Walsh mengaku bahwa laga nanti melawan juara Piala Dunia 2022, Argentina tentu jadi sangat bersejarah tidak hanya bagi Timnas Indonesia namun juga perjalanan kariernya.
"Ini akan jadi pertandingan yang tercatat dalam buku sejarah. Bermain melawan juara dunia. Itu pencapaian tertinggi bagi seorang pesepak bola, bukan?" ungkap Sandy Walsh seperti dilansir dari Gazet van Antwerpen.
"Itu akan jadi malam sepak bola yang gila bagi publik Indonesia. Pertandingan akan berlangsung di Jakarta. Laga nanti akan ditonton oleh 95ribu suporter," lanjutnya.
Sandy Walsh mengungkapkan bahwa nantinya orang tua dan adik perempuan akan datang dan ikut menonton pertandingan Timnas Indonesia vs Argentina.
Laga Timnas Indonesia vs Argentina akan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK).
Lanjut Sandy Walsh, bahwa saat ini dirinya masih terus berupaya beradaptasi dengan sepak bola Indonesia.
"Saya mencoba menggunakan beberapa kata dalam Bahasa Indonesia, bahasa Indonesia, dalam wawancara atau saat berbicara di satu meja dengan pemain lain,"
"Bahkan ada pemain keturunan lain seperti saya dalam timnas. Marc Klok, gelandang Belanda yang telah bermain di Indonesia selama beberapa tahun," jelasnya.
Sandy Walsh jelaskan bahwa Timnas Indonesia memiliki ambisi cukup kuat untuk meraih prestasi.
"Kami berada di peringkat yang baik di peringkat FIFA (149) dan itu berada di luar ekspektasi semua orang. Kami juga berhasil lolos ke Piala Asia. Jadi kami mengincar Piala Dunia 2026," harapnya.
Berita Terkait
-
Laga Panas Head to Head Julian Alvarez dan Lautaro Martinez, Dua "Senjata Penghancur" Argentina di Final Liga Champions
-
Ancaman untuk Timnas Indonesia di Piala AFF U-23! Malaysia Kedatangan "Mesin Penghancur" dari Liga Eropa
-
Jadwal Pertandingan Indonesia VS Palestina, Siap-Siap Nonton FIFA Matchday!
-
Perputaran Uang di Laga Indonesia vs Argentina Bisa Tembus Rp 500 Miliar
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Drama Overtime Antar Perbanas ke Asia, Ubaya Kuasai Takhta Putri Campus League 2026
-
Sebut Bukan Insiden Kebetulan, Nandang Sutisna Desak Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis
-
Banyak Keluarga Melakukannya, Merencanakan Akhir Hayat Kini Jadi Bagian dari Financial Planning
-
Dari Live Shopping ke PayLater, Begini Cara Generasi Digital Berbelanja Sekarang
-
Siap-Siap Merinding Sekaligus Ngakak, Film Dukun Magang Tampilkan Kuntilanak Hitam
-
Jelajah Tri: Dari Benteng Kuto Besak hingga Ampera, Palembang Makin Terkoneksi di Era Digital
-
Curhat Ratu Sofya, Belum Terima Honor Sepeserpun usai Main Film Dosa
-
Sengkarut Data Alamat di Hari Pertama SPMB Malang 2026
-
2 Oknum Perwira Polda Jatim Diduga Terlibat Jaringan Narkoba Internasional
-
Perempuan Tak Sekadar Belanja, Bazar Fesyen Bertransformasi Jadi Ruang Bertumbuh dan Berjejaring