Suara.com - Laga timnas Indonesia vs Argentina membawa berkah perekonomian dalam negeri. Pertandingan Indonesia vs Argentina itu bisa menimbulkan perputaran uang hingga Rp 500 miliar.
Peneliti Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) Ahmad Heri Firdaus menjelaskan, perputaran uang itu salah satunya berasal dari penjualan tiket pertandingan tersebut.
"Dilihat dari berbagai aspek seperti merchandise, hak siar, sponsorship, akomodasi, transportasi, pelaku industri makanan dan minuman di sektor tersebut membuat perputaran uang bisa mencapai kurang lebih Rp 500 miliar," ujar Ahmad yang dikutip, Jumat (9/6/2023).
Selain itu, perputaran uang itu juga berasal dari penju produk merchandise buatan UMKM.
"Jadi diperkirakan sampai menjelang hari-H kegiatan ekonomi mulai dari hulu hingga ke hilirnya hingga ke industri turunannya akan semakin ramai karena terdorong pertandingan ini," tambah dia.
Sebelumnya, Ketua Umum PSSI Erick Thohir mengumumkan pihaknya telah menyepakati hak siar dengan salah satu stasiun televisi. PSSI pun meraih cuan sekitar Rp 56 miliar dari kontrak hak siar dengan stasiun televisi swasta.
Erick menjelaskan, dalam kontrak hak siar tersebut, stasiun televisi akan menayangkan pertandingan timnas dalam durasi yang panjang.
"Selain memberikan kepastian kepada pemegang hak siar karena bagaimanapun juga ini bisnis, stasiun televisi juga bisa membuat agenda jangka panjang," ujarnya yang dikutip dari situs PSSI, Kamis (8/5/2023).
Mantan bos klub Inter Milan ini menuturkaan, dengan kontrak panhan ini ini bakal memberikan tontonan menarik bagi para pemirsa di rumah.
Baca Juga: PSSI Cuan Rp 56 Miliar dari Hak Siar Timnas Indonesia
Selain itu, kontrak panjang ini juga membuat promosi, marketing, dan sosiliasi timnas terlihat bagus.
"Sebab, tayangan multimedia dijamin akan membuat berbagai acara dan program demi menarik penonton dan pendukung timnas," imbuh dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 7 Tablet Rp2 Jutaan SIM Card Pengganti Laptop, Spek Tinggi Cocok Buat Editing Video
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
Importir Sepakat Jaga Harga Kedelai Rp11.500/Kg untuk Pengrajin Tahu Tempe
-
Bank Dunia: Danantara Kunci Pertumbuhan Ekonomi Indonesia di 2027
-
RI Ekspor Ribuan Ton Klinker ke Afrika
-
Purbaya Klaim Pertumbuhan Ekonomi RI Triwulan Pertama Tinggi Bukan Karena Lebaran
-
Transaksi E-Commerce Tembus Rp96,7 Triliun, Live Streaming Jadi Sumber Pendapatan Baru Warga RI
-
Hadapi Musim Kemarau Panjang, Menteri PU Mau Penuhi Isi Bendungan
-
BRI Buka Layanan Money Changer, Tukar Riyal Jadi Lebih Praktis untuk Jamaah Haji
-
Purbaya Turun Tangan Atasi Proyek KEK Galang Batang, Investasi Rp 120 T Terancam Batal
-
Pengusaha Konstruksi Ngeluh Beban Operasional Naik 8% Gegara Harga BBM dan Material
-
Gelar RUPST, BRI Setujui Dividen Tunai Rp52,1 Triliun dan Perkuat Fundamental Kinerja