Perdebatan sengit terjadi di parlemen Belanda yang membahas perihal dekolonisasi yang dilakukan Belanda kepada Indonesia pada periode 1945-1950.
Diskusi ini dihadiri oleh PM Belanda, Mark Rutte yang pada kesempatan tersebut akhirnya mengakui kemerdekaan Indonesia 17 Agustus 1945.
Pada diskusi yang terjadi di DPR-nya Belanda, itu sejumlah politisi sayap kanan Negeri Kincir Angin tersebut tunjukkan pendapat mereka terkait penjajahan kepada Indonesia.
Para politisi sayap kanan di parlemen Belanda termasuk dari partai Christian Democratic Appeal (CDA) seperti dikutip dari laporan nrc.nl tidak puas dengan penelitian sejarah yang dilakukan tiga lembaga terkait penjajahan Belanda kepada Indonesia.
Juru bicara CDA, Derk Boswijk dalam pernyataan menyingung rasa sakit para veteran. Menurut Boswijk, para veteran ini sakit hati jika disebut sebagai penjahat perang.
Politisi Belanda lainnya, Haga W.R. van masih dari sumber yang sama tak setuju dengan hasil penelitian sejarah yang dilakukan KITLV, NIMH dan NIOD. Menurut politisi dari kelompok Van Haga itu, hasil penelitian sejarah itu berat sebelah.
Menurut Haga, hasil penelitian itu tak memuat informasi soal kebaikan tentara Belanda kepada orang-orang Indonesia. Juga tak dicantumkan perihal aksi kekerasan ekstrem di Indonesia pada Masa Bersiap.
Rekan Haga yang lain, Wybren van Haga juga mengeluarkan pernyataan kontroversial bagi orang Indonesia dengan menyebut kapten Raymond Westerling sebagai pahlawan.
Raymond Westerling adalah komanda pasukan Belanda yang melakukan pembantaian kepada orang Indonesia pada periode 1946-1947 di Sulawesi Selatan.
Baca Juga: 78 Tahun Merdeka, Baru Tahun Ini Belanda Akui Kemerdekaan Indonesia 17 Agustus 1945, Kok Bisa?
"Anggota parlemen Wybren van Haga menginginkan ganti rugi untuk kapten terkenal Westerling, yang dia sebut sebagai pahlawan," tulis media Belanda.
Selain itu, pemimpin Forum for Democracy (FVD), Thierry Baudet bahkan memuji aksi kolonialisme Belanda kepada dan menyesalkan Indonesia bisa sampai merdeka.
Sebelumnya, Perdana Menteri (PM) Mark Rutte mengakui kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus 1945.
Hal ini disampaikan Rutte saat hadir di sidang parlemen Belanda. Dalam pernyataannya, Rutte menyebut bahwa Belanda mengakui Indonesia merdeka pada 17 Agustus 1945, tanpa syarat.
"Belanda mengakui 'sepenuhnya dan tanpa syarat' bahwa Indonesia merdeka pada tanggal 17 Agustus 1945," ungkapnya seperti dikutip dari NOS.
Berita Terkait
-
78 Tahun Merdeka, Baru Tahun Ini Belanda Akui Kemerdekaan Indonesia 17 Agustus 1945, Kok Bisa?
-
Pemerintah Belanda Akui Kemerdekaan Indonesia, Jokowi: Impactnya Ke Mana-mana, Saya Minta Masukan Dulu...
-
Akhirnya! Belanda Mengakui Kemerdekaan Indonesia Tanpa Syarat
-
Hasil UEFA Nations League: Libas Belanda 4-2, Kroasia Melaju ke Final
-
Prediksi Belanda vs Kroasia di Semifinal UEFA Nations League: Preview, Skor dan Link Live Streaming
Terpopuler
- 43 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 7 Maret 2026: Klaim 10 Ribu Gems dan Kartu Legenda
- 6 HP Terbaik di Bawah Rp1,5 Juta, Performa Awet untuk Jangka Panjang
- 8 Rekomendasi Moisturizer Terbaik untuk Mencerahkan Wajah Jelang Lebaran
- Langkah Progresif NTT: Program Baru Berhasil Hentikan Perdagangan Daging Anjing di Kupang
- Siapa Istri Zendhy Kusuma? Ini Profil Evi Santi Rahayu yang Polisikan Owner Bibi Kelinci
Pilihan
-
Selain Bupati, KPK Juga Gelandang Wabup Rejang Lebong ke Jakarta Usai OTT
-
Patuhi Perintah Trump, Australia Kasih Suaka ke 5 Pemain Timnas Putri Iran
-
Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
-
BREAKING NEWS: Mantan Pj Gubernur Sulsel Tersangka Korupsi Bibit Nanas
-
Trump Cetak Sejarah di AS: Presiden Pertama yang Berperang Tanpa Didukung Warganya
Terkini
-
11 Ucapan Sungkeman Lebaran dari Anak ke Orang Tua, Kata-Kata Tulus Penuh Doa
-
Pentagon Umumkan Korban Tewas di Perang Iran, Menhan: Akan Banyak Warga AS Pulang dengan Peti Mati
-
Teka-teki Rumah Aneh: Misteri Kamar Tanpa Jendela dan Pergelangan Tangan yang Hilang
-
Daftar Rest Area Tol Trans Jawa yang Punya SPKLU, Mudik 2026 Makin Tenang Pakai Mobil Listrik
-
6 Fakta Mengejutkan Kasus Korupsi Bibit Nanas Rp60 Miliar di Sulsel
-
Apa Itu Rudal Tomahawk? Senjata Jarak Jauh yang Tewaskan Ratusan Anak di iran
-
5 Rekomendasi Takjil Warna Biru yang Unik untuk Buka Puasa, Cantik dan Instagramable
-
Tunik Bini Sah Modelnya Seperti Apa? Viral Jadi Tren Baju Jelang Lebaran 2026
-
8 HP Kamera Terbaik dari yang Termurah hingga Flagship, Mulai Rp1 Jutaan
-
Reaksi Bojan Hodak usai Teja Paku Alam Tak Dipanggil Timnas Indonesia