Survei terbaru Algoritma Research and Consulting menyatakan elektabilitas bakal calon presiden (capres) dari PDI Perjuangan (PDIP) Ganjar Pranowo mencapai 29,3 persen.
Ganjar mengungguli dua nama lainnya, yakni Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dan bakal capres yang diusung Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP) Anies Baswedan.
"Ganjar Pranowo 29,3 persen, Prabowo Subianto 24,6 persen, dan Anies Baswedan 16,9 persen," ucap Direktur Eksekutif Algoritma Research and Consulting Aditya Perdana dalam rilis survei, Senin (26/6/2023).
Urutan tersebut tidak berubah jika survei dikerucutkan ke dalam simulasi tunggal tiga nama, yakni elektabilitas Ganjar Pranowo 34 persen, Prabowo Subianto 30,8 persen, dan Anies Baswedan 22,1 persen.
"Ini kemungkinan kalau misalkan simulasi tunggal dilakukan. Masih ada 13 persen masyarakat yang belum terbuka terhadap pilihan politiknya," ucap Aditya.
Akan tetapi, terang Aditya, suara responden masih bersifat volatil atau mudah berubah.
Pasalnya, hanya 33,9 persen pemilih yang sudah yakin atau menyatakan pilihan capresnya final dan tidak akan berubah pikiran.
"Dukungan pemilih terhadap bakal calon presiden itu masih sangat volatil, masih bisa berubah," kata Aditya.
Lebih lanjut, survei Algoritma mengulik pilihan responden terkait calon alternatif, apabila tiga nama di atas karena satu dan lain hal tidak jadi maju dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.
Baca Juga: Ditelepon Ganjar soal Keluhan Retribusi Pasar Anyar Bahari, Heru Budi Panggil Perwakilan Pedagang
Hasilnya, 9,3 persen responden memilih Sandiaga Uno, 9,3 Ridwan Kamil, dan 8,2 persen Mahfud MD. Kemudian, disusul Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dengan 6,9 persen dan Erick Thohir 5,5 persen.
"Jadi, nama-nama inilah yang kita bisa bilang difavoritkan menjadi capres kalau seandainya tiga nama besar ini nggak jadi nyalon," ucap Aditya.
Survei Algoritma Research and Consulting dilakukan pada 29 Mei hingga 10 Juni 2023 terhadap 2.009 responden. Survei dilakukan melalui wawancara tatap muka menggunakan kuesioner yang dilakukan oleh 109 enumerator.
Hasil survei mewakili pendapat penduduk usia dewasa (usia pilih) secara proporsional dari 34 provinsi. Sementara itu, margin of error dari survei ini adalah ±2,1 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 30 Wakil Menteri Rangkap Jabatan Jadi Komisaris BUMN, Ini Daftar Namanya
- Petinggi FPI Novel Bamukmin Ditunjuk Jadi Komisaris Hotel Indonesia Natour
- 'Daripada Liburan Mending Melawan', Ibu-ibu di Jogja Geruduk Bundaran UGM Gugat Kebijakan Korup
- Kacamata Cat Eye Cocok untuk Bentuk Wajah Apa? Ini 3 Pilihan dengan Harga Ramah di Kantong
- 5 Sepatu Running Asics Diskon di Sports Station, Potongan Harga hingga 64 Persen
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Krisis Lini Depan Argentina: Mengapa Lautaro dan Julian Alvarez Mandul di Piala Dunia 2026?
-
Kontroversial! FIFA Batalkan Skorsing Folarin Balogun, Trump Ucap Terima Kasih
-
Witan Sulaeman Bikin Kejutan! Tolak Hengkang, Pilih Setia di Persija, Ini Alasannya
-
Vozinha Jadi Kiper Terpopuler Usai Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Salip Nama Beken
-
Brasil vs Norwegia: Jika Terjadi Adu Penalti, Selecao Punya Keunggulan
-
Ribuan Pelayat Ayatollah Khamenei Kibarkan Bendera Merah, Serukan Balas Dendam
-
Cceres Bongkar Provokasi Kylian Mbappe: Mau Cium Saya? Kalau Mau Ayo
-
Satu Platform, Satu Lifter: Aturan Gym yang Jadi Pemicu Kasus Viral Nyimas Laula
-
Gunakan Teknik Stripping, Pemuda Sukabumi Sukses Cetak 3.000 Anakan 'Ikan Dewa' yang Langka
-
Jembatan Ampera hingga Masjid Agung Palembang Resmi Jadi Cagar Budaya Nasional