- Disdik DKI Jakarta resmi menerapkan penyesuaian jam belajar mengajar untuk semua jenjang selama bulan Ramadan.
- Kebijakan ini berdasarkan Surat Edaran lintas kementerian dan berlaku maksimal hingga pukul 14.00 WIB.
- Tujuan utamanya adalah memberi keluwesan siswa fokus beribadah dan meningkatkan pembelajaran mandiri bersama keluarga.
Suara.com - Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi DKI Jakarta resmi menerapkan penyesuaian jam belajar mengajar bagi seluruh jenjang pendidikan selama bulan Ramadan.
Kepala Disdik DKI, Nahdiana, memberikan penjelasan langsung mengenai kebijakan ini di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (19/2/2026).
Ia menegaskan bahwa kebijakan tersebut selaras dengan Surat Edaran (SE) bersama yang diterbitkan oleh pemerintah pusat melalui lintas kementerian.
"Kami sudah mengeluarkan juga surat edaran," jelasnya.
Kebijakan diberlakukan untuk memberikan keluwesan bagi para peserta didik agar bisa lebih fokus menjalankan ibadah di bulan penuh berkah.
Penyesuaian jam belajar juga bertujuan agar siswa memiliki waktu lebih banyak untuk melakukan pembelajaran mandiri bersama keluarga tercinta.
Nantinya, aktivitas pembelajaran di sekolah dipastikan akan rampung lebih awal dibandingkan hari-hari biasanya.
Batas waktu kegiatan belajar mengajar di lingkungan sekolah hanya diizinkan hingga pukul 14.00 WIB.
"Itu paling lambat," kata Nahdiana.
Baca Juga: Apakah Makan Kurma Harus Ganjil? Ini Penjelasannya Menurut Hadis
Penyesuaian durasi tatap muka ini diharapkan mampu memantik semangat pembelajaran mandiri siswa di luar institusi pendidikan.
Ruang pembelajaran mandiri ini diarahkan agar siswa dapat membaur bersama masyarakat di tempat ibadah masing-masing selama bulan puasa.
"Untuk memberikan ruang pembelajaran mandiri bersama keluarga juga," ucap Nahdiana.
Berita Terkait
-
Apakah Makan Kurma Harus Ganjil? Ini Penjelasannya Menurut Hadis
-
Omzet Pedagang Takjil di Benhil Melejit di Hari Pertama Ramadan
-
5 Contoh Takjil yang Sebaiknya Dihindari untuk Buka Puasa, Bikin Perut Kaget
-
Benhil Diserbu Pemburu Takjil di Hari Pertama Ramadan, Muter 3 Kali Demi Jajanan Favorit
-
Latte Factor Versi Ramadan: Mengapa Takjil Rp20 Ribu Sehari Diam-diam Bikin Kantong Bolong?
Terpopuler
- 6 HP 5G Terbaru Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Jempolan
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- Proyek 3 Triliun Dimulai: Makassar Bakal Kebanjiran 200 Ton Sampah dari Maros dan Gowa Setiap Hari
- Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
- Banyak Banget, Intip Hampers Tedak Siten Anak Erika Carlina
Pilihan
-
Hizbullah Klaim Hancurkan Kapal Militer Israel Sebelum Serang Lebanon
-
Jusuf Kalla Mau Laporkan Rismon Sianipar ke Polisi! Ini Masalahnya
-
Di Balik Lahan Hindoli, Seperti Apa Perkebunan yang Jadi Lokasi 11 Sumur Minyak Ilegal?
-
Traumatik Mendalam Jemaat POUK Tesalonika Tangerang: Kebebasan Beribadah Belum Terjamin?
-
'Ayah, Ayah!' Tangis Histeris Keluarga Pecah saat Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur Tiba di Tanah Air
Terkini
-
Geger! Saiful Mujani Serukan "Gulingkan Prabowo": Dinasihati Nggak Bisa, Bisanya Hanya Dijatuhkan
-
Sebut Indikasi Kecelakaan Kalideres Murni Musibah, Kadispenad Pastikan Pemeriksaan Tetap Dilakukan
-
Update Gempa M 7,6: Nyaris Seribu Gempa Susulan Guncang Maluku Utara
-
Hizbullah Klaim Hancurkan Kapal Militer Israel Sebelum Serang Lebanon
-
AS-Israel Gempur Wilayah Iran: 15 Orang Tewas, Pasukan IRGC Gugur dan Pilot F-15E Dicari
-
Spesifikasi Pesawat A-10 Thunderbolt II 'Warthog' Milik AS, Hancur Ditembak Iran
-
Gembira Dihampiri Kasatgas PRR, Asa Penyintas di Desa Sekumur Kembali Menyala
-
Polda Riau Bongkar Mafia Solar Subsidi di Pelalawan dan Inhil, Hak Rakyat Kecil Terselamatkan
-
Di momen Ramadhan, Jusuf Kalla mengadakan sejumlah pertemuan dengan beberapa pihak
-
Siasat Cegah Defisit, JK Sarankan Pemerintah Evaluasi Anggaran dan Kurangi Subsidi