Pekan perdana BRI Liga 1 2023-2024 telah rampung diselesaikan. Sejumlah tim mampu meriah hasil maksimal, seperti PSIS Semarang yang menang besar 3-1 atas Bhayangakra.
Namun ada juga tim yang belum meraih hasil maksimal seperti Persija yang harus puas bermain imbang 1-1 dengan PSM Makassar dan Persib alami nasib sama saat melawan Madura United.
Sejumlah fakta menarik tersaji di pekan perdana BRI Liga 1 2023-2024, berikut ulasannya:
Bobotoh Protes Soal Tiket Persib
Kekecewaan diungkap pendukung setia Persib Bandung Bobotoh pada pekan perdana Liga 1 musim 2023-24. Persib yang melakoni laga perdana di Stadion GBLA ditinggalkan suporternya sebelum usai pertandingan.
Dari video yang beredar di laman sosial media, tampak sejumlah bobotoh memilih untuk tinggalkan Stadion GBLA sebelum laga Persib vs Madura United berakhir.
"Momen para Bobotoh meninggalkan tribun di paruh babak pertama," cuit akun Twitter @FaktaSepakbola.
"Hal ini merupakan aksi protes akibat rasa kekecewaan terhadap manajemen, sekaligus bentuk solidaritas kepada supporter lain yang kesulitan mendapatkan tiket karena sistem penjualan yang buruk," sambung penjelasan akun tersebut.
PSIS di Puncak Klasemen
Tim berjuluk Laskar Mahesa Jenar, PSIS Semarang untuk sementara berada di puncak klasemen BRI Liga 1 2023-2024. PSIS sukses mengalahkan Bhayangkara FC dengan skor 3-1.
Sempat tertinggal lebih dahulu lewat gol Muhammad Ragil pada menit ke-26, PSIS come back dengan mencetak tiga gol di babak kedua.
Tiga gol PSIS dicetak oleh Carlos Fortes, Paulo Gali dan Boubakary Diarra di masa injury time. PSIS di puncak klasemen unggul agregat gol dengan Barito, Persebaya, RANS Nusantara, Dewa United dan PSS Sleman.
Bruno Moreira Top Skorer Sementara
Legiun asing milik Persebaya, Bruno Moreira untuk sementara puncaki daftar top skorer BRI Liga 1 2023-2024. Gelandang asal Brasil itu mencetak brace alias dua gol saat Persebaya meraih kemenangan 3-2 atas Persis Solo.
Juara Bertahan di Posisi ke-12
Berita Terkait
-
Pelatih PSM Makassar Keluhkan Wasit, Persija Keluhkan Gaya Main Buang Waktu
-
Persija Imbang Lawan PSM Makassar, Thomas Doll Akui Berat Tanpa Pemain Asing
-
Pelatih PSM Kecam Wasit BRI Liga 1 Tidak Peka, Bisa Bikin Pemain Meninggal
-
Andritany Kecewa Persija Gagal Kalahkan PSM Makassar di Kandang, tapi...
-
PSIS Hancurkan Bhayangkara FC Lewat 3 Gol Menit Akhir, Gilbert Agius Ungkap Kuncinya
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
Pilihan
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
Terkini
-
Korban Anak dalam Tragedi Bus ALS di Muratara Masih Sulit Diidentifikasi
-
Hercules Semprot Amien Rais soal Prabowo-Teddy: Jangan Bicara Kayak Preman Pasar!
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Purbaya Terima Aduan 46 Ribu Masalah Ditjen Pajak dan Bea Cukai
-
Ketua DPRD Kepri Kedapatan Pamer Naik Moge, GMNI Singgung Gaya Hidup Mewah
-
Logika Sesat Guru Ngaji Surabaya: Cabuli 7 Santri Pria di Bawah Umur Demi Hindari Zina dan Hamil
-
Menaker Dorong Talenta Muda Jadi Inovator melalui Talent & Innovation Hub
-
Operasi SAR Dukono Ditutup! 3 Pendaki Termasuk 2 WNA Ditemukan Tewas Tertimbun Pasir Vulkanik
-
Cerita Purbaya Ditekan Investor Asing Gegara Ragukan Kondisi Ekonomi RI
-
Bus ALS Maut di Muratara Tetap Angkut Penumpang Meski Izin Mati Sejak 2020