Selain SoFi Stadium, stadion megah yang dianggap tak sesuai dengan standar FIFA ialah Baba Yara Stadium. Stadion ini berlokasi di kota Ashanti, Ghana.
Dikutip dari ghanafa.org, Baba Yara Stadium dianggap tak memenuhi standar FIFA. Stadion berkapasitas 40ribu tempat duduk ini dianggap tak bisa menggelar pertandingan internasional.
Federasi sepak bola Afrika, CAF menyebut bahwa banyak hal yang harus diperbaiki di stadion ini untuk bisa sesuai dengan standar FIFA.
Yang jadi sorotan di stadion ini tidak sesuai dengan standar FIFA ialah soal material pembangunan stadion serta area fungsional di stadion.
"Kami merekomendasikan agar stadion di renovasi agar sesuai dengan arsitektur modern, standar internasional dan menggunakan material berkualitas tinggi," bunyi pernyataan CAF pada 2022.
Baba Yara Stadium sendiri merupakan stadion terbesar di Ghana. Stadion ini awalnya dibangun pada 1957 oleh United African Company (UAC). Pada 1977, stadion ini mengalami renovasi untuk kali pertama.
Pada 2008, stadion ini memiliki fasilitas VIP dan stand penonton dibuat seperti stadion di Italai era 90-an dengan adanya lintas atletik.
Baca Juga: Heboh Rumput JIS Tak Sesuai Standar, Memang Seperti Rumput Standar FIFA?
Berita Terkait
-
Heboh Rumput JIS Tak Sesuai Standar, Memang Seperti Rumput Standar FIFA?
-
Pro Kontra Kesan-Kesan Politis di Renovasi JIS
-
Jelang Piala Dunia U-17 2023, Rumput JIS Disebut Tak Masuk Standar FIFA, Netizen: Gak Standard Bapak?
-
Aksesnya Dianggap Erick Thohir Cs Tak Layak, PKS Bela JIS Warisan Anies: Sebenarnya Sudah Ideal
-
Begini Spesifikasi Rumput JIS yang Dinilai Tak Sesuai Standar FIFA
Terpopuler
- Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
John Herdman Akui Lebih Senang Pantau Talenta Muda, Abaikan Pemain Senior di Atas 28 Tahun
-
Kemkomdigi Siapkan Aturan Baru: Wajib Cantumkan Nomor Telepon Saat Daftar Media Sosial
-
10 Film Dokumenter yang Tayang di Netflix Mei 2026, Didominasi Kisah Sepak Bola dan Olahraga
-
Membenahi Percaya Diri di Buku Mind Platter: Kenapa Kita Takut Bersinar?
-
Akui Sakit Gigi di Depan Hakim, Noel Ebenezer Minta Izin ke Dokter Setelah Sidang
-
Pertama Kali, Dompet Dhuafa Hadirkan Program Kurban Unta pada THK 1447 H
-
Misteri Masjid Al Afghani Sukabumi: Habiskan Rp3,6 Miliar APBD, Kini Mangkrak dan Dipenuhi Ilalang
-
Akan Dengar Tuntutan Jaksa, Noel Ebenezer Ngaku Deg-Deg Ser: Ada Rasa Takut
-
The Economist Milik Siapa? Kritik Keras Prabowo, Ada Grup Rothschild dan Agnelli
-
Chef Arnold Naikkan Harga Menu Restorannya karena Dolar, Kena Cibir: Kritik Dong Orang Pilihan Lu!