/
Jum'at, 14 Juli 2023 | 18:20 WIB
Ilustrasi Pemilu 2024. ([ANTARA])

Lembaga Indostrategic merilis hasil survei terbaru terkait Pemilu 2024. Hasilnya, elektabilitas PDI Perjuangan (PDIP) masih jadi yang tertinggi, sedangan PAN dan PPP terancam tak lolos ke parlemen.

Direktur Eksekutif Indostrategic Ahmad Khoirul Umam menyebutkan PDIP masih mendominasi dengan 21,7 persen. 

Diikuti Partai Gerindra sebesar 15,2 persen; Partai Golkar sebanyak 10,8 persen; Partai Demokrat sejumlah 10,2 persen; dan PKB sebesar 9,8 persen.

"Ini menjadi refleksi. Angka ini cukup fluktuatif, tapi yang bisa kami cermati bahwa dua partai pertama, yaitu PDIP dan Gerindra, tampaknya masih kokoh untuk berada di posisi pertama dan kedua," kata Ahmad, Jumat (14/7/2023).

Sementara itu, dua partai parlemen saat ini memiliki hasil di bawah ambang batas parlemen (parliamentary threshold), yakni sebesar 4 persen. 

Sedangkan partai lain non-parlemen belum mencapai ambang batas 4 persen.

"PAN dan PPP, berdasarkan basis data yang ada, di bawah angka parliamentary threshold," tambahnya.

Ahmad melanjutkan, popularitas dan favorabilitas dari partai politik yang bertengger di Senayan memiliki tingkat popularitas tinggi. 

Secara keseluruhan, partai politik di Senayan berada pada angka 80 persen. Bahkan PDIP, Golkar, Demokrat, Gerindra dan NasDem berada di angka 95 persen.

Baca Juga: Nama Erick Thohir Melejit di Hasil Survei sebagai Cawapres, PSSI Bakal Punya Ketum Baru di 2024?

Dia menjelaskan favorabilitas memiliki korelasi dengan persepsi masyarakat terhadap kinerja partai politik. Sehingga, favorabilitas dari partai-partai besar masih berada di atas angka 60 persen.

"Memang tidak pada suatu angka yang absolut tinggi, tetapi masih memiliki room for improvement yang cukup besar di sana," ujar Ahmad.

Berikut urutan perolehan elektabilitas parpol berdasar survei Indostrategic:

1. PDI Perjuangan 21,7 persen

2. Partai Gerindra 15,2 persen

3. Partai Golkar 10,8 persen

4. Partai Demokrat 10,2 persen

5. PKB 9,8 persen

6. Partai NasDem 8,4 persen

7. PKS 7,7 persen

8. PAN 2,8 persen

9. PPP 2,6 persen

10. PSI 0,6 persen

11. Perindo 0,6 persen

12. Partai Hanura 0,2 persen

13. Partai Buruh 0,2 persen

14. PBB 0,1 persen

15. Partai Garuda 0,1 persen

16. Partai Ummat 0,1 persen

17. PKN 0 persen

*tidak tahu atau belum memutuskan 8,5 persen.

Survei Indostrategic dilakukan pada 9-20 Juni 2023 dengan teknik pengambil sampel survei ini yakni multi-stage random sampling.

Terdapat 1.400 responden dari 38 provinsi dari seluruh Indonesia yang mempunyai hak memilih atau sudah menikah. 

Teknik pengambilan data dalam survei itu adalah wawancara tatap muka dan batas kesalahan (margin of error) 2,62 persen.

Load More