Tijjani Reijnders resmi melanjutkan karier di Liga Italia dengan bergabung ke AC Milan. Pemain keturunan Indonesia itu dikontrak selama lima tahun, ia akan bermain bersama Milan sampai 2028.
Dibalik capaian kariernya saat ini, Reijnders ternyata memiliki cerita perjuangan sebagai pesepak bola. Meski memiliki ayah seorang mantan pesepak bola, Martin Reijnders, sedari kecil Tijjani ternyata sosok petarung.
Sebagai anak pertama, Tijjani jadi contoh bagi kedua adiknya. Ada satu cerita menarik soal perjuangan Tijjani semasa tinggal di Belanda.
Kepada salah satu media Belanda, NOS, Tijjani mengatakan bahwa ia pernah bekerja sebagai kasir supermarket. Ia bahkan sempat menjadi pekerja di gudang yang menyusun barang.
"Saya bekerja sebagai pekerja di gudang, mengisi rak dan juga sebagai kasir. Saya hanya mendapat beberapa ratus Euro saat itu," kenang Tijjani.
Hebatnya lagi, Tijjani tak pernah menceritakan hal itu kepada kedua orang tuanya. Ia baru bercerita saat kariernya di sepak bola mulai tunjukkan hasil.
"Saya baru-baru ini menceritakan hal itu kepada keluarga saya. Mereka kaget dan kami akhirnya berkesimpulan bahwa fase itu banyak memperkuat mental saya. Saya melihat dari dua sisi mata uang," jelasnya.
Tak hanya itu, saat berkarier di sepak bola, Tijjani mengaku sempat diremehkan lantaran postur tubuhnya. Menurut Tijjani banyak pengorbanan yang ia lakukan saat bermain di AZ.
Saat coba peruntungan di Twente, Tijjani ternyata pernah diremehkan karena postur tubuhnya. Ia dianggap manusia kerdil dibanding rekan-rekannya saat itu.
Baca Juga: Eks Rekan Pemain Berdarah Indonesia yang Rayu Tijjani Reijnders Terima Pinangan AC Milan
Hal itu diamini oleh pelatih muda Twente saat itu, Rob Boudrie. "Mereka tidak mempercayainya," ungkap Bourdie.
Tijjani mengaku hal tersebut sempat menyerang mentalnya. Bahkan ia akui bahwa kadang keraguan muncul di dirinya untuk melanjutkan karier sepak bola.
"Saya harus menunggu lama untuk ini semua. Kadang keraguan muncul di kepala saya, tapi untungnya keluarga sangat mendukung saya dan saya dapat mengatasi masalah itu semua,"
"Saya akhirnya bisa memenuhi impian masa kecil saya. Pada saat tertentu, Anda akhirnya menyadarin bahwa mimpu itu telah jadi kenyataan," tambah pemain yang hampir membela Timnas Indonesia itu.
Berita Terkait
-
Dahsyat! Catat Penampilan ke-55 di Korea, Asnawi Mangkualam Bikin Mantan Tak Berkutik: Hampir Cetak Assist Berkelas
-
Parah! Elkan Baggott Cuma Main 7 Menit di Laga Uji Coba Bersama Ipswich Town, Sudah Saatnya Pindah?
-
Tinggi Kiper Jadi Syarat di Timnas Indonesia U-17, Pemain Juara AFF U-16 OTW Dicoret?
-
Eks Rekan Pemain Berdarah Indonesia yang Rayu Tijjani Reijnders Terima Pinangan AC Milan
-
Bukan FC Tokyo, Media Inggris Bocorkan 3 Klub Ini yang Jadi Destinasi Elkan Baggot
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
BTS ARIRANG Pecahkan Rekor Netflix! Comeback Global Tak Terkalahkan di 77 Negara
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
Terkini
-
Nasib Dean James Ditentukan Hari Ini? Seluruh Klub Eredivisie Gelar Rapat Darurat
-
Transaksi Penjualan Sapi dan Kerbau di Kabupaten Agam Mencapai Rp7,48 Miliar Jelang Lebaran 2026
-
Moisturizer Emina untuk Umur Berapa? Ini Tips Pemakaian di Setiap Usia
-
Bawa Genre Beragam, Irene Pamer Vokal di Highlight Medley Album Biggest Fan
-
Arus Balik Lebaran, KAI Catat 253 Ribu Kursi Masih Tersedia hingga Awal April
-
Bawa Misi Penting, Ini Alasan Persib Bandung ke Jakarta di Tengah Libur Super League
-
Daftar Mobil Hybrid Paling Diminati di Indonesia Februari 2026
-
Jejak Langkah di Kota Tanpa Bayangan
-
3 Truk Sumbu Tiga Ditahan karena Langgar Pembatasan Operasional di Momen Lebaran 2026
-
Disebut Jadi Tersangka Kasus Pengeroyokan, Fitri Salhuteru Beri Klarifikasi