Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penggeledahan rumah mewah yang berlokasi di Perum Taman Kota, Blok B2, Nomor 9, Kota Bekasi, pada Jumat (18/8).
Diduha penggeledahan di rumah mewah itu terkait dugaan korupsi pengadaan sistem proteksi bagi Tenaga Kerja Indonesia (TKI) Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) RI.
KPK pada Jumat siang juga sempat mendatangi kantor Kemnaker RI di Jl. Jendral Gatot Subroto Kav. 51, Daerah Khusus Ibukota Jakarta dan melakukan pemeriksaan di sana.
Terkait hal ini, Kementerian Ketenagakerjaan menyatakan komitmennya terhadap penegakan hukum. Kemnaker memastikan akan selalu bersikap kooperatif dan mendukung berbagai proses penegakan hukum.
"Hari ini, kami kedatangan Tim KPK, khususnya pada direktorat yang menangangi urusan pekerja migran, yang dulu disebut dengan Direktorat PTKLN," kata Kepala Biro Humas Kemnaker Chairul Fadhly Harahap.
Siapa Pemilik Rumah Mewah di Bekasi?
Rumah mewah yang digeledah KPK di Bekasi menurut penuturan warga setempat baru dibangun sekitar satu tahun lalu dan dihuni sekitar 4 bulan lalu.
“Iya baru tiga atau empat bulan (ditempati) tadinya kosong. Dibangun rumahnya tahun 2022,” kata salah satu warga, Pras seperti dikutip dari SuaraBekaci.id
Rumah mewah itu memiliki 3 lantai dengan dominasi cat tembok berwarna cream dan gerbang hitam setinggi 3 meter. Bahkan memiliki kolam renang di dalamnya.
“Ada kolam renangnya luas, waktu itu nganter bakso enam. Di dalam ada keluarganya,” tambah Pras yang kebetulan berjualan bakso di sekitar rumah tersebut.
Pras menyampaikan tak mengenal siapa pemilik rumah tersebut, ia hanya menyebut ciri-ciri bapak yang berada di dalam rumah.
“Enggak tahu kalau yang punya, tapi bapaknya suka keluar kalau sore. Badannya (pemilik rumah) gemuk, agak gede, sudah tua, bisa ngomong Jawa sih,” jelasnya.
Di dalam rumah tersebut terparkir mobil Toyota Alphard Vellfire berwarna putih dengan nomor polisi B 2247 TBV dan 2 sepeda motor.
Berita Terkait
-
Penampakan Rumah Mewah di Kota Bekasi yang Digeledah KPK, Warga Ungkap Ciri-ciri Pemilik Rumah
-
KPK ke Kemnaker, Kepala Biro Humas Kemnaker Pastikan akan Kooperatif dan Dukung Proses Penegakan Hukum
-
Breaking News! Rumah Mewah di Kota Bekasi Digeledah KPK, Kasus Dugaan Korupsi di Kemnaker?
-
Kombes Hengki Bantah Kanit Reskrim Polsek Bekasi Utara Jadi Penyuplai Senjata Bagi Teroris di Bekasi
-
Breaking News! Kanit Reskrim Polsek Bekasi Utara Ditangkap Kasus Jual Beli Senjata Api Ilegal
Terpopuler
- Promo JSM Superindo Minggu Ini, Kue Lebaran dan Biskuit Kaleng Cuma Rp15 Ribuan
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Palembang
- Apakah Ada Penukaran Uang Baru BI Pintar Periode 3? Ini Pengumuman Pastinya
- 5 Body Lotion Terbaik untuk Memutihkan Kulit Sebelum Lebaran
- Di Balik Serangan ke Iran: Apa yang Ingin Dicapai AS dan Israel?
Pilihan
-
Persebaya Babak-belur di Kandang Borneo FC, Ini Dalih Bernardo Tavares
-
Here We Go! Elkan Baggott Kembali Dipanggil ke Timnas Indonesia
-
Sejumlah Artis Mendatangi Rumah Duka Vidi Aldiano, Wartawan Dilarang Masuk
-
Setelah Bertahun-tahun Berjuang, Inilah Riwayat Kanker Ginjal Vidi Aldiano
-
Vidi Aldiano Meninggal Dunia Sabtu 7 Maret Pukul 16.33 WIB
Terkini
-
Saat Quran Jatuh di Hati: Pelukan Hangat bagi Jiwa yang Merasa Tak Sempurna
-
H-3 Lebaran Sopir Angkot dan Kusir Delman di Jabar Dapat Kompensasi Rp200 Ribu per Hari
-
Kamu Pasti Gak Tahu! Deretan Kerandoman Liga Korea Utara yang Penuh Misteri
-
Al Ghazali, Marion Jola hingga Raffi Ahmad Kenang Vidi Aldiano Sebagai Sosok Spesial
-
5 Ide Hampers Lebaran Eco-Friendly untuk Lebaran Berkesan
-
Demi Puncak Klasemen, Thom Haye Usung Target Besar Lawan Persik Kediri
-
80 SPPG di Solo Raya Masih Dimonopoli 1 hingga 5 Suplier
-
Cek Fakta: Viral Prabowo Bakal Hentikan Program Makan Bergizi Gratis Usai Idulfitri, Benarkah?
-
Brutal! Cara Kejam Bek Argentina Matikan Karier Pemain Muda di Liga Ekuador
-
Mitra Rasa Karyawan, Bonus Rasa Harapan Palsu: Dilema THR di Era Gig Economy